Rupiah Ditutup Menguat Tipis, USD Stabil Lawan Yen
Kamis, 21 Januari 2016 - 17:02 WIB
Rupiah Ditutup Menguat Tipis, USD Stabil Lawan Yen
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini Kamis (21/1/2016) ditutup naik tipis coba menjauhi level Rp13.900/USD, di tengah stabilnya USD melawan Yen. Sementara euro cenderung membaik didorong kebijakan Bank Sentral Eropa dalam mewaspadai kejatuhan ekonomi global.
Rupiah berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas berakhir berada pada level Rp13.925/USD. Posisi itu membaik 50 poin dari posisi kemarin yang berada di level Rp13.975/USD.
Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah hari ini ditutup pada level Rp13.905/USD, dengan kisaran harian Rp13.865-Rp13.945/USD. Posisi tersebut naik 65 poin dibanding posisi kemarin di level Rp13.970/USD.
Penguatan rupiah juga tercatat menurut data Bloomberg pada hari ini di posisi Rp13.906/USD. Posisi itu terapresiasi 58 poin dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.964/USD.
Pada kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI rupiah ditutup pada level Rp13.899/USD. Posisi ini tidak lebih baik dari penutupan kemarin dengan penurunan tipis sebesar tiga poin di level Rp13.896/USD.
Sementara dilansir Investing.com, USD cenderung stabil melawan Yen meski harga minyak mentah dunia semakin anjlok. Pada sesi perdagangan hari ini USD terhadap Yen ada di posisi 116.88. Tetapi euro membaik terhadap USD di posisi 1.0895 dibandingkan penutupan kemarin di level 1.0975.
Para analis mengharapkan Bank Sentral Eropa dapat menunda kebijakan mereka dengan harapan dapat meminimalis risiko dan inflasi, khususnya ketika harga saham-saham energi jatuh. Indeks USD terhadap enam mata uang utama lainnya berada di level 99.14 dengan mengalami sedikit perubahan.
Rupiah berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas berakhir berada pada level Rp13.925/USD. Posisi itu membaik 50 poin dari posisi kemarin yang berada di level Rp13.975/USD.
Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah hari ini ditutup pada level Rp13.905/USD, dengan kisaran harian Rp13.865-Rp13.945/USD. Posisi tersebut naik 65 poin dibanding posisi kemarin di level Rp13.970/USD.
Penguatan rupiah juga tercatat menurut data Bloomberg pada hari ini di posisi Rp13.906/USD. Posisi itu terapresiasi 58 poin dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.964/USD.
Pada kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI rupiah ditutup pada level Rp13.899/USD. Posisi ini tidak lebih baik dari penutupan kemarin dengan penurunan tipis sebesar tiga poin di level Rp13.896/USD.
Sementara dilansir Investing.com, USD cenderung stabil melawan Yen meski harga minyak mentah dunia semakin anjlok. Pada sesi perdagangan hari ini USD terhadap Yen ada di posisi 116.88. Tetapi euro membaik terhadap USD di posisi 1.0895 dibandingkan penutupan kemarin di level 1.0975.
Para analis mengharapkan Bank Sentral Eropa dapat menunda kebijakan mereka dengan harapan dapat meminimalis risiko dan inflasi, khususnya ketika harga saham-saham energi jatuh. Indeks USD terhadap enam mata uang utama lainnya berada di level 99.14 dengan mengalami sedikit perubahan.
(akr)