Tak Hanya Kereta Cepat, Bandung Juga Kebut Proyek LRT

Kamis, 21 Januari 2016 - 19:34 WIB
Tak Hanya Kereta Cepat,...
Tak Hanya Kereta Cepat, Bandung Juga Kebut Proyek LRT
A A A
BANDUNG - Proyek kereta cepat Jakarta-Bandung baru saja diresmikan, namun Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan memastikan moda transportasi massal juga akan jadi perhatian serius seperti arahan Presiden Joko Widodo. Dia bahkan memastikan proyek moda transportasi massal jenis Light Rail Transit (LRT) yang dinamakan Bandung Raya tidak akan terkendala lahan.

"Dokumen tata ruang sudah beres, tidak ada masalah. Ketika melewati lahan warga, kita pasti berkoordinasi dengan lembaga-lembaga terkait. Tanahnya juga dari Pemda. Jumat lalu sudah disetujui soal proyek Bandung Raya ini. JadI nanti akan sama seperti Jakarta yang bisa mencakup sampai ke Bekasi, Bogor dan Depok," jelas pria yang kerap disapa Aher itu di Bandung, Kamis (21/1/2016).

(Baca Juga: Resmikan Kereta Cepat, Jokowi Ingatkan Transportasi Massal)

Dia juga menerangkan demi kecepatan dalam pembangunan fasilitas LRT ini, pihaknya secara konsultasi di konsorsium sudah melakukan persiapan untuk proyek ini serta menyiapkan rancangan sendiri.

"Langkah selanjutnya secara konsultasi ada di konsorsium dan kita lakukan persiapan. Bandung juga punya rancangan, jadi Bandung Raya dan ada juga yang Jakarta Bandung Tapi terkait dengan kawasan Bandung raya itu dari Tegal Luar ke Leuwi Gajah terus ke Padalarang," lanjutnya.

Untuk investor di kawasan-kawasan LRT tersebut, Dia menjelaskan sedang dikoordinasikan juga oleh konsorsium yang saat ini sekaligus sedang mengelola kereta cepat.

"Konsorsium sekaligus mengelola kereta cepat dan mengelola kawasan yang tidak terpisahkan. Kalau ‎investor, ya dari konsorsium saja, Lippo dan Summarecon, itu termasuk konsorsium dan Rumah Rekreasi. ‎Pokoknya kita mengacu kepada penghijauan dan meminimalisir kerusakan lingkungan karena pembangunan itu," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ditargetkan Beroperasi...
Ditargetkan Beroperasi Desember 2022, Begini Progres LRT Jabodebek
LRT Jabodebek Uji Coba...
LRT Jabodebek Uji Coba Terbatas dengan Tarif Rp1 Mulai Besok
Begini Cara Menghitung...
Begini Cara Menghitung Tarif LRT Jabodebek, Mulai dari Rp5.000
LRT Jabodebek Kian Diminati,...
LRT Jabodebek Kian Diminati, Pengguna Cetak Rekor Tertinggi 129.692
Kritikus Transportasi...
Kritikus Transportasi Azas Tigor Nainggolan Jadi Komisaris LRT Jakarta
Simak 4 Perbedaan LRT...
Simak 4 Perbedaan LRT Jakarta dengan LRT Jabodebek
Berita Terkini
SYAFIF 2026 di Banjarmasin,...
SYAFIF 2026 di Banjarmasin, Prudential Syariah Gencarkan Literasi Keuangan
28 menit yang lalu
Pasar Mulai Cemas, Mata...
Pasar Mulai Cemas, Mata Uang Rupee India Kehabisan Napas justru Saat Dolar AS Lemah
47 menit yang lalu
Cadangan Devisa Indonesia...
Cadangan Devisa Indonesia per Juni 2026 Naik jadi USD145,6 Miliar
1 jam yang lalu
Istana Sebut Tarif Listrik...
Istana Sebut Tarif Listrik Harusnya Naik, tapi Daya Beli Jadi Prioritas
2 jam yang lalu
Harga Emas Lebih Murah,...
Harga Emas Lebih Murah, Hari Ini Turun Rp15 Ribu jadi Rp2.655.000 per Gram
3 jam yang lalu
IHSG Kokoh di Zona Hijau,...
IHSG Kokoh di Zona Hijau, Hari Ini Dibuka Menguat ke 5.933
3 jam yang lalu
Infografis
Jelang Lebaran 2024,...
Jelang Lebaran 2024, Kereta Cepat Whoosh Terapkan Tarif Dinamis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved