Kena Pajak, Harga Sapi Impor Diprediksi Makin Melambung

Kamis, 21 Januari 2016 - 23:20 WIB
Kena Pajak, Harga Sapi...
Kena Pajak, Harga Sapi Impor Diprediksi Makin Melambung
A A A
JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melalui Peraturan Menteri Keuangan Nomor 267/PMK.010/2015 tentang Kriteria dan atau Rincian Ternak, Bahan Pakan untuk Pembuatan Pakan Ternak dan Pakan Ikan mengenakan pajak pertambahan nilai (PPN) 10% untuk impor sapi bakalan dan sapi siap potong.

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Roy Nicholas Mandey mengaku kaget dengan keputusan pemerintah memberlakukan pajak tersebut sejak 8 Januari 2016. Pasalnya, pengenaan pajak tersebut akan membuat harga sapi ataupun daging sapi impor menjadi semakin melambung.

Dia menuturkan, pemerintah perlu menjelaskan mengenai pengenaan pajak tersebut. Agar pelaku usaha dapat menjelaskan dengan benar kepada masyarakat.

"Mengagetkan harga sapi impor katanya mau kena PPN, ini perlu dijelaskan. Kami sebagai pelaku usaha perlu juga menjelaskan kepada masyarakat. Karena kalo dikenakan PPN, pasti harganya akan naik," katanya di Menara Bidakara, Jakarta, Kamis (21/1/2016).

Menurutnya, pengenaan pajak untuk impor sapi bakalan dan sapi siap potong masih membutuhkan waktu. Sebab, kendati harga bahan bakar minyak (BBM) telah mengalami penurunan namun tidak serta merta membuat harga sembako turut mengalami penurunan.

"Kalau menurut kami itu perlu waktu, saat ini karena kita tahu ini ada fenomena turunnya BBM, turunnya faktor energi tidak serta merta menurunkan harga, terutama harga sembako," imbuh dia.

Pengenaan pajak ini masih belum mendesak untuk diterapkan saat ini karena masih ada beberapa hal lain yang harus dibenahi pemerintah.‎ "Misalnya penyelesaian paket dan deregulasi 1-8 ini. Proses-nya belum selesai semua, masih berjalan 65-70%," tuturnya.

Kendati para peritel tidak akan terlalu merasakan dampak dari pengenaan pajak tersebut, Dia menambahkan namun kebijakan ini akan sangat erat kaitannya dengan daya beli masyarakat untuk keterjangkauan harga. "‎Di pertengahan tahun itu selalu dinamika dalam hal harga, untuk stabilisasi harga dan penyediaan stok," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tak Perlu Khawatir Bakal...
Tak Perlu Khawatir Bakal Langka, Berikut 5 Olahan Daging Sapi yang Bisa Disimpan Lama
Siap-siap! RI Akan Impor...
Siap-siap! RI Akan Impor Daging Sapi dari Meksiko
Stok Daging Surplus,...
Stok Daging Surplus, Kementan: Mestinya Harga Tidak Naik
Pedagang Daging Masih...
Pedagang Daging Masih Ada yang Mogok, Jappdi Ungkap Alasannya
Pedagang Daging Pilih...
Pedagang Daging Pilih Mogok Jualan
5 Ide Olahan Daging...
5 Ide Olahan Daging Sapi Kurban yang Mudah Dibuat di Rumah, Praktis dan Lezat
Berita Terkini
Tokenisasi Saham AI...
Tokenisasi Saham AI Diminati Investor, Bittime Catat Kepemilikan Naik 106%
5 jam yang lalu
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
5 jam yang lalu
Pertamina Manfaatkan...
Pertamina Manfaatkan Jakarta Fair Perkuat Daya Saing UMKM Lokal
6 jam yang lalu
Pasar Saham RI Terancam...
Pasar Saham RI Terancam Turun Kelas, Modal Asing Bisa Kabur Rp3,6 Triliun
6 jam yang lalu
Sertifikasi Influencer...
Sertifikasi Influencer Kripto Dinilai Jadi Langkah Positif Bangun Ekosistem Lebih Sehat
6 jam yang lalu
Rupiah Kian Krasan di...
Rupiah Kian Krasan di Kisaran Rp18.000, Apa Penyebabnya?
7 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved