IHSG dan Bursa Asia Kompak Menguat di Awal Pekan
Senin, 25 Januari 2016 - 09:30 WIB
IHSG dan Bursa Asia Kompak Menguat di Awal Pekan
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini dibuka menguat di zona hijau mengikuti membaiknya bursa saham Asia. IHSG naik 16.56 poin atau 0,37% ke level 4.473,31.
Pada akhir pekan kemarin, IHSG juga mencatat penguatan yang ditutup naik 42,62 poin atau 0,97% ke level 4.456,74. Dilansir Reuters, Senin (25/1/2016) saham Asia hari ini tertolong membaiknya Wall Street setelah sempat melakukan reli diiringi kenaikan tajam harga minyak mentah dunia.
Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang mengalami kenaikan 0,2% untuk menjauh dari posisi terburuk dalam empat tahun terakhir. Sedangkan bursa Australia juga membaik dengan naik 1%. Bursa AS di akhir pekan kemarin tercatat indeks S & P 500 melonjak 2% dan Dow Jone menambah 1,3% dipengaruhi musim dingin di Amerika Utara dan Eropa.
Sektor energi S & P melesat dengan lonjakan 4,3%. Adapun Indeks Nikkei meroket 217,56 poin atau 1,28% ke level 17.76,09 dan Indeks Hang Seng naik 362,67 poin atau 1,90% ke level 19.443,18. Sedangkan Indeks Shanghai juga mengalami kenaikan 17,69 poin atau 0,61% ke level 2.934,25 diikuti Indeks Strait Times yang bertambah 35,43 atau 1,37% ke level 2.612,52.
Sektor-sektor penggerak IHSG di dalam negeri tercatat kompak menguat, dengan penguatan tertinggi di sektor industri dasar naik 1.32 persen diikuti sektor perdagangan dengan kenaikan 1,28%.
Nilai transaksi di bursa Indonesia pada awal pekan ini tercatat sebesar Rp621 triliun dengan 521 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp37,8 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp220 miliar dan aksi beli asing sebesar Rp258 miliar. Tercatat 119 saham menguat, 32 saham melemah dan 58 saham stagnan.
Adapun saham-saham yang bergerak naik di antaranya PT Surya Toto Indonesia Tbk (TOTO) naik Rp100 atau 1,5% menjadi Rp6.700, saham PT Astra International Tbk naik Rp75 atau 1,2% ke Rp5.975 dan saham PT PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp75 atau 0,1% menjadi Rp55. 325.
Sedangkan sektor-sektor yang melemah di antaranya saham PT HM Sampoerna Tbk turun Rp250 menjadi Rp90.050, saham PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) membaik Rp140 atau 4,1% menjadi Rp3.200 dan PT Bintang Mitra Semestaraya Tbk (BMSR) naik Rp31 menjadi Rp284.
Pada akhir pekan kemarin, IHSG juga mencatat penguatan yang ditutup naik 42,62 poin atau 0,97% ke level 4.456,74. Dilansir Reuters, Senin (25/1/2016) saham Asia hari ini tertolong membaiknya Wall Street setelah sempat melakukan reli diiringi kenaikan tajam harga minyak mentah dunia.
Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang mengalami kenaikan 0,2% untuk menjauh dari posisi terburuk dalam empat tahun terakhir. Sedangkan bursa Australia juga membaik dengan naik 1%. Bursa AS di akhir pekan kemarin tercatat indeks S & P 500 melonjak 2% dan Dow Jone menambah 1,3% dipengaruhi musim dingin di Amerika Utara dan Eropa.
Sektor energi S & P melesat dengan lonjakan 4,3%. Adapun Indeks Nikkei meroket 217,56 poin atau 1,28% ke level 17.76,09 dan Indeks Hang Seng naik 362,67 poin atau 1,90% ke level 19.443,18. Sedangkan Indeks Shanghai juga mengalami kenaikan 17,69 poin atau 0,61% ke level 2.934,25 diikuti Indeks Strait Times yang bertambah 35,43 atau 1,37% ke level 2.612,52.
Sektor-sektor penggerak IHSG di dalam negeri tercatat kompak menguat, dengan penguatan tertinggi di sektor industri dasar naik 1.32 persen diikuti sektor perdagangan dengan kenaikan 1,28%.
Nilai transaksi di bursa Indonesia pada awal pekan ini tercatat sebesar Rp621 triliun dengan 521 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp37,8 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp220 miliar dan aksi beli asing sebesar Rp258 miliar. Tercatat 119 saham menguat, 32 saham melemah dan 58 saham stagnan.
Adapun saham-saham yang bergerak naik di antaranya PT Surya Toto Indonesia Tbk (TOTO) naik Rp100 atau 1,5% menjadi Rp6.700, saham PT Astra International Tbk naik Rp75 atau 1,2% ke Rp5.975 dan saham PT PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp75 atau 0,1% menjadi Rp55. 325.
Sedangkan sektor-sektor yang melemah di antaranya saham PT HM Sampoerna Tbk turun Rp250 menjadi Rp90.050, saham PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) membaik Rp140 atau 4,1% menjadi Rp3.200 dan PT Bintang Mitra Semestaraya Tbk (BMSR) naik Rp31 menjadi Rp284.
(akr)
Lihat Juga :