IHSG dan Bursa Asia Ditutup Terkerek Minyak Dunia
Senin, 25 Januari 2016 - 16:32 WIB
IHSG dan Bursa Asia Ditutup Terkerek Minyak Dunia
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini ditutup menguat ketika mayoritas bursa Asia terkerek naik terimbas harga minyak mentah dunia yang mulai membaik. IHSG awal pekan ditutup menguat 49,04 poin atau 1,10% ke level 4.505,79.
Sejak pembukaan pagi tadi, IHSG sudah berada di jalur hijau ketika melesat naik 16.56 poin atau 0,37% ke level 4.473,31. Dan IHSG kemarin ditutup juga mencatat penguatan yang ditutup melonjak 42,62 poin atau 0,97% ke level 4.456,74.
Dilansir Reuters, Senin (25/1/2016) bursa saham Asia di awal pekan bergerak positif menjauhi level terendah dalam empat tahun terakhir seperti pekan sebelumnya. Kenaikan harga minyak mentah dunia yang disebabkan musim dingin melanda Amerika dan Eropa jadi sentimen positif buat mayoritas bursa Asia untuk bertahan di zona hijau.
Harga minyak mentah dunia pada sesi perdagangan hari ini terlihat meneruskan tren kenaikan ketika jenis Brent menjadi USD32,36 dan untuk jenis West Texas Intermediate (WTI) juga naik sebesar 5 sen ke posisi USD32,24.
Dolar Amerika Serikat (USD) juga tercatat melemah terhadap yen. Sedangkan untuk pasar saham, penguatan tidak hanya terjadi di Asia, tapi juga Eropa seperti Jerman dan Prancis. Sementara indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang melonjak naik 1,5% dan bursa Shanghai juga naik 1% ketika Nikkei tergelincir, meski masih tetap membaik.
Adapun indeks Nikkei naik tidak terlalu besar 152,38 poin atau 0,90% ke level 17.110,91 dan Indeks Hang Seng naik 259,63 poin atau 1,36%% ke level 19.340,14. Sedangkan Indeks Shanghai juga mengalami kenaikan 21,95 poin atau 0,75% ke level 2.938,51 diikuti Indeks Strait Times yang bertambah 8,75 atau 0,34% ke level 2.585,84.
Sektor-sektor penggerak IHSG di dalam negeri tercatat kompak menguat, dengan penguatan tertinggi di sektor industri dasar naik 3.13% diikuti sektor manufaktur dengan kenaikan 1,54%.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp4,13 triliun dengan 3,96 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp372,8 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp1,47 triliun dan aksi beli asing sebesar Rp1,84 triliun.
Tercatat 162 saham menguat, 106 saham melemah dan 101 saham stagnan. Adapun saham-saham yang menguat di antaranya PT Mayora Indah Tbk (MYOR) naik Rp475 atau 1,8% menjadi Rp26.475, saham PT Astra International Tbk (ASII) naik Rp225 atau 3,8% ke Rp6.125 dan PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG) membaik Rp50 menjadi Rp6.550.
Saham-saham yang melemah pada perdagangan hari ini di antaranya PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) turun Rp325 atau 2,0% ke Rp15.875, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) menyusut 0,4% atau Rp275 menjadi Rp54.975 dan PT First Media Tbk (KBLV) melemah Rp180 menjadi Rp1.620.
Sejak pembukaan pagi tadi, IHSG sudah berada di jalur hijau ketika melesat naik 16.56 poin atau 0,37% ke level 4.473,31. Dan IHSG kemarin ditutup juga mencatat penguatan yang ditutup melonjak 42,62 poin atau 0,97% ke level 4.456,74.
Dilansir Reuters, Senin (25/1/2016) bursa saham Asia di awal pekan bergerak positif menjauhi level terendah dalam empat tahun terakhir seperti pekan sebelumnya. Kenaikan harga minyak mentah dunia yang disebabkan musim dingin melanda Amerika dan Eropa jadi sentimen positif buat mayoritas bursa Asia untuk bertahan di zona hijau.
Harga minyak mentah dunia pada sesi perdagangan hari ini terlihat meneruskan tren kenaikan ketika jenis Brent menjadi USD32,36 dan untuk jenis West Texas Intermediate (WTI) juga naik sebesar 5 sen ke posisi USD32,24.
Dolar Amerika Serikat (USD) juga tercatat melemah terhadap yen. Sedangkan untuk pasar saham, penguatan tidak hanya terjadi di Asia, tapi juga Eropa seperti Jerman dan Prancis. Sementara indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang melonjak naik 1,5% dan bursa Shanghai juga naik 1% ketika Nikkei tergelincir, meski masih tetap membaik.
Adapun indeks Nikkei naik tidak terlalu besar 152,38 poin atau 0,90% ke level 17.110,91 dan Indeks Hang Seng naik 259,63 poin atau 1,36%% ke level 19.340,14. Sedangkan Indeks Shanghai juga mengalami kenaikan 21,95 poin atau 0,75% ke level 2.938,51 diikuti Indeks Strait Times yang bertambah 8,75 atau 0,34% ke level 2.585,84.
Sektor-sektor penggerak IHSG di dalam negeri tercatat kompak menguat, dengan penguatan tertinggi di sektor industri dasar naik 3.13% diikuti sektor manufaktur dengan kenaikan 1,54%.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp4,13 triliun dengan 3,96 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp372,8 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp1,47 triliun dan aksi beli asing sebesar Rp1,84 triliun.
Tercatat 162 saham menguat, 106 saham melemah dan 101 saham stagnan. Adapun saham-saham yang menguat di antaranya PT Mayora Indah Tbk (MYOR) naik Rp475 atau 1,8% menjadi Rp26.475, saham PT Astra International Tbk (ASII) naik Rp225 atau 3,8% ke Rp6.125 dan PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG) membaik Rp50 menjadi Rp6.550.
Saham-saham yang melemah pada perdagangan hari ini di antaranya PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) turun Rp325 atau 2,0% ke Rp15.875, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) menyusut 0,4% atau Rp275 menjadi Rp54.975 dan PT First Media Tbk (KBLV) melemah Rp180 menjadi Rp1.620.
(akr)
Lihat Juga :