BEI: Investasi Reksa Dana Mudah dan Murah

Senin, 25 Januari 2016 - 20:32 WIB
BEI: Investasi Reksa...
BEI: Investasi Reksa Dana Mudah dan Murah
A A A
JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengatakan, pemahaman yang harus terus disosialisasikan kepada masyarakat adalah investasi di pasar modal mudah, terencana dan murah, termasuk reksa dana. Sebab, banyak yang menilai rumit, berisiko dan mahal.

Kepala Divisi Komunikasi Perusahaan BEI Dwi Shara Soekarno mengatakan, salah satu produk di pasar modal adalah reksa dana, dirancang sebagai sarana menghimpun dana masyarakat yang memiliki modal serta mempunyai keinginan berinvestasi. Namun, memiliki waktu dan pengetahuan yang terbatas.

"Selain itu, reksa dana juga diharapkan dapat meningkatkan peran pemodal lokal untuk berinvestasi di pasar modal Indonesia," ujar dia dalam rilisnya di Jakarta, Senin (25/1/2016).

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per 23 Desember 2015, ada 1.083 produk reksa dana yang terdaftar dengan jumlah total Nilai Aktiva Bersih (NAB) sebanyak Rp268,44 triliun dan 181,94 miliar unit penyertaan dari 15 jenis.

Jumlah tersebut naik jika dibanding data akhir 2014 dengan 894 produk reksa dana dan total NAB sebanyak Rp241,57 triliun dari 142,72 miliar unit penyertaan.

Dwi menyampaikan, untuk semakin meningkatkan minat kalangan masyarakat umum untuk berinvestasi di produk reksa dana di Indonesia, BEI, PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), bekerjasama dengan Asosiasi Pengelola Reksa Dana Indonesia (APRDI) serta didukung OJK akan menyelenggarakan pesta reksa dana 2016.

Tujuan lain dari penyelenggaraan ini, sebagai sarana peningkatan edukasi pasar modal secara langsung kepada masyarakat dan sarana peningkatan utilitas produk pasar modal. Sehingga, masyarakat dapat membuka rekening reksa dana on the spot selama acara berlangsung.

"Selain itu, diharapkan ke depannya dengan semakin bertambah jumlah pemodal di pasar modal domestik maka akan dapat meningkatkan aktivitas perdagangan di pasar modal. Pameran ini juga akan mengangkat tema 'yuk nabung reksa dana'," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Mantan Bos Bursa Minta...
Mantan Bos Bursa Minta OJK Usut Tuntas Kasus Nasabah Minna Padi
Wujudkan Masyarakat...
Wujudkan Masyarakat Indonesia Merdeka Finansial, STAR Asset Management dan DANA Hadirkan Investasi Reksa Dana
Kolaborasi Perkuat Akses...
Kolaborasi Perkuat Akses Reksa Dana Global Syariah Berbasis USD
Distribusikan Reksadana...
Distribusikan Reksadana Pilihan, Principal Indonesia Gandeng Standard Chartered Indonesia
Kurang dari Tiga Tahun,...
Kurang dari Tiga Tahun, Jumlah Investor Reksa Dana Meningkat 39%
Kesalahan Investor Pemula...
Kesalahan Investor Pemula Saat Berinvestasi Reksa Dana
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
45 menit yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
1 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
2 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
2 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
3 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved