IHSG Dibuka di Zona Merah Ikuti Kejatuhan Bursa Asia

Selasa, 26 Januari 2016 - 09:48 WIB
IHSG Dibuka di Zona...
IHSG Dibuka di Zona Merah Ikuti Kejatuhan Bursa Asia
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Selasa (26/1/2016) dibuka melemah mengikuti kejatuhan mayoritas bursa saham Asia. Setelah sempat memperlihatkan tren penguatan dalam beberapa hari terakhir, IHSG hari ini menyusut 20,33 poin atau 0,45% ke level 4.485,45.

Sementara, IHSG pada perdagangan kemarin ditutup ditutup menguat 49,04 poin atau 1,10% ke level 4.505,79 ketika mayoritas bursa Asia terkerek naik terimbas harga minyak mentah dunia yang mulai membaik.

Seperti dikutip dari Reuters, mayoritas saham Asia dibuka melemah pada hari ini seiring kembali menurunnya harga minyak mentah dunia dan sekaligus mengakhiri rebound investor dalam dua hari terakhir untuk menghapuskan ketakutan perlambatan ekonomi global. Tercatat Indeks Nikkei Jepang jatuh 2,2%, sementara bursa saham Korea Selatan melemah 0,6%.

Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,3% setelah dua hari beruntun mengalami kenaikan. "Dimanapun sisi yang Anda lihat, China, minyak dan AS adalah bukti kuat tidak adanya perbaikan dalam fundamental ekonomi. Jadi dalam waktu dekat sulit berharap semuanya akan membaik," jelas Manajer Direktur PineBridge Investasi Tatsushi Maeno.

Adapun indeks Nikkei melemah cukup jauh yakni 329,51 poin atau 1,93% ke level 16.781,40 dan Indeks Hang Seng juga mengalami kejatuhan 365,71poin atau 1,89% ke level 18.974,43. Hal yang sama juga menimpa Indeks Shanghai yang turun tajam 47,60 poin atau 1,62% ke level 2.890,92 diikuti Indeks Strait Times yang menyusut 17,37 atau 0,67% ke level 2.565,27.

Sektor-sektor penggerak IHSG di dalam negeri tercatat kompak menurun, dengan pelemahan terdalam di sektor industri dasar turun 1,10% diikuti sektor aneka industri dengan penurunan 1,06%.

Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp660 miliar dengan 633 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp25,8 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp247,8 miliar dan aksi beli sebesar Rp221,9 miliar. Tercatat 58 saham menguat, 123 melemah, dan 61 stagnan.

Beberapa saham-saham yang menguat di antaranya PT HM Sampoerna Tbk (HMSP), PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) dan PT Bumi Teknokultura Unggul Tbk (BTEK). Sementara saham-saham yang menurun yakni PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT XL Axiata Tbk (EXCL), PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGAS).
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pembatasan Aktivitas...
Pembatasan Aktivitas Diambil Pemerintah, IHSG Ditutup Ambruk 1,17%
181 Saham Melemah Seret...
181 Saham Melemah Seret IHSG di Awal Sesi ke Level 6.083
Kenaikan IHSG Jangka...
Kenaikan IHSG Jangka Pendek, Berpotensi Bergerak di Kisaran 5.944-6.202
IHSG Balik Perkasa Pagi...
IHSG Balik Perkasa Pagi Ini, Dibuka Sentuh Level 6.115
Borong 5 Saham Ini di...
Borong 5 Saham Ini di Tengah Tren Menghijau IHSG
Wow! IHSG Akhir Pekan...
Wow! IHSG Akhir Pekan Tembus Level 6.208
Berita Terkini
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
1 jam yang lalu
Rusia Perluas Kuota...
Rusia Perluas Kuota Kuliah Gratis, Cetak Ahli Minyak hingga IT dari Indonesia
2 jam yang lalu
Harga Pertamax Melejit...
Harga Pertamax Melejit Jadi Rp16.250, Kelas Menengah Kian Terjepit
2 jam yang lalu
Pertamina EP Cepu Catat...
Pertamina EP Cepu Catat Kinerja Positif, Siap Percepat Transisi Energi
6 jam yang lalu
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
6 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Tipis, Segram Jadi Rp2,71 Juta
6 jam yang lalu
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved