Rupiah Terkapar Siang Ini, IHSG Balik Menguat

Selasa, 26 Januari 2016 - 12:22 WIB
Rupiah Terkapar Siang...
Rupiah Terkapar Siang Ini, IHSG Balik Menguat
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada siang ini, Selasa (26/1/2016) makin terkapar ke kisaran Rp13.900/USD ketika Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) balik menguat. Sempat melemah pada sesi pembukaan pagi tadi, pergerakan bursa saham Tanah Air kembali ke jalur positif.

Rupiah menurut data Bloomberg siang ini tercatat ada di level Rp13.905/USD. Posisi ini memburuk dengan penurunan sebesar 42 poin dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.863/USD

Menurut data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah juga memperlihatkan pelemahan dengan berada pada level Rp13.915/USD. Posisi itu menyusut 40 poin poin dari posisi kemarin yang berada di level Rp13.875/USD.

Sementara data Yahoo Finance, menunjukkan rupiah di siang ini ada pada posisi Rp13.910/USD, dengan kisaran harian Rp13.865-Rp13.920/USD. Posisi tersebut menurun tipis 5 poin dibanding posisi akhir pekan kemarin di Rp13.905/USD.

Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah ada di level Rp13.904/USD. Posisi ini tidak lebih baik dari penutupan kemarin di level Rp13.844/USD dengan pelemahan sebesar 60 poin.

IHSG sendiri pada perdagangan sesi I ditutup menguat 3,39 poin atau 0,08% ke level 4.509,18. Sedangkan IHSG pagi tadi sempat dibuka melemah menyusut 20,33 poin atau 0,45% ke level 4.485,45. Dan IHSG kemarin ditutup naik 49,04 poin atau 1,10% ke level 4.505,79 ketika mayoritas bursa Asia terkerek naik terimbas harga minyak mentah dunia.

Sektor saham penopang bursa saham Tanah Air tercatat mayoritas masih melemah dengan sektor yang mengalami dampak paling besar adalah pertambangan turun 1,07% sedangkan sektor yang mengalami kenaikan adalah konsumen melonjak sebesar 1,92%

Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp1,94 triliun dengan 1,46 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp176,3 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp901 miliar dan aksi beli asing sebesar Rp725 miliar. Tercatat 92 saham menguat, 149 saham melemah dan 82 saham stagnan.

Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya PT HM Sampoerna Tbk (HMSP), PT Gudang Garam Tbk (GGRM) dan PT Matahari Department Store Tbk (LPPF). Sementara saham-saham yang melemah, di antaranya PT XL Axiata Tbk (EXCL), PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGAS) serta PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF).
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
22 menit yang lalu
Bank Sentral Global...
Bank Sentral Global Kompak Borong Emas, Hapus Ketergantungan Dolar AS
1 jam yang lalu
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
3 jam yang lalu
Sucofindo Catatkan Laba...
Sucofindo Catatkan Laba Bersih 100,7% dari Target RKAP 2025
4 jam yang lalu
Nasib Belang Gurita...
Nasib Belang Gurita Bisnis Arab di Tengah Perang: Ada yang Boncos hingga Mendadak Kaya
5 jam yang lalu
Masa Transisi ke B50...
Masa Transisi ke B50 Berlangsung hingga September, Penyaluran Dilakukan Bertahap
6 jam yang lalu
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved