Freeport Sudah Bukan Penyumbang Pajak Terbesar

Selasa, 26 Januari 2016 - 19:58 WIB
Freeport Sudah Bukan...
Freeport Sudah Bukan Penyumbang Pajak Terbesar
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro mengungkapkan, pajak PT Freeport Indonesia (PTFI) sudah tidak sebesar dulu karena harga komoditas yang terus menurun. Perusahaan yang bosnya baru saja mengundurkan diri tersebut sudah tidak lagi sebagai penyumbang pajak terbesar.

Tak hanya itu, kata Bambang, bea keluar perusahaan yang berada di Indonesia Timur tersebut tidak terlalu signifikan alias biasa-biasa saja.

"Ya, dulu pajaknya besar sekarang enggak lagi. Itu kan karena harga komoditas jatuh, mereka juga ikut jatuh. Kemudian bea keluar ya segitu-segitu saja, sesuai izin ekspor saja kan," ujarnya di Jakarta, Selasa (26/1/2016).

Freeport saat ini sedang dirundung masalah yang agak rumit, mulai dari bosnya yang mengundurkan diri hingga tim evaluasi divestasi Freeport yang belum ada perkembangannya.

"Iya Kemenkeu memang jadi salah satu dari tim itu (evaluasi divestasi Freeport). Tapi, kami sudah lama enggak dengar perkembangannya lagi tuh," tandas Bambang.

Baca juga:

Perpanjangan Izin Ekspor Freeport Masih Buram

Harga Saham Freeport

Pemerintah Akan Tawar Harga Saham Freeport Serendah-rendahnya
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Smelter Freeport di...
Smelter Freeport di Gresik Terbakar, Tim Gabungan Damkar Dikerahkan ke Lokasi
Smelter Manyar Jadi...
Smelter Manyar Jadi Titik Awal Integrasi Industri dan Lingkungan Hidup
Produksi Katoda Dimulai,...
Produksi Katoda Dimulai, Smelter PTFI Jadi Contoh Hilirisasi Pro-Rakyat
Tarif Impor AS Tak Guncang...
Tarif Impor AS Tak Guncang Smelter Nasional, Diversifikasi Ekspor Jadi Kunci Hilirisasi
PT Freeport Indonesia...
PT Freeport Indonesia Raih Pengakuan Global Esri untuk Inovasi dan Dampak Keberlanjutan
PTFI Perkuat Fondasi...
PTFI Perkuat Fondasi Ekonomi Papua Tengah, Dorong Pertumbuhan Berkelanjutan lewat Investasi Jangka Panjang
Berita Terkini
Harga Emas Dunia Mendadak...
Harga Emas Dunia Mendadak Ambles Hari Ini! Investor Ramai-ramai Putar Haluan
1 jam yang lalu
Menilik Strategi Eksportir...
Menilik Strategi Eksportir Kelapa Bulat Bertahan di Tengah Ketatnya Pasar Global
1 jam yang lalu
1.500 Buruh Bakal Geruduk...
1.500 Buruh Bakal Geruduk Kemenkeu Desak Penghapusan Pajak JHT, Ini 4 Tuntutan Utama
1 jam yang lalu
SYAFIF 2026 di Banjarmasin,...
SYAFIF 2026 di Banjarmasin, Prudential Syariah Gencarkan Literasi Keuangan
2 jam yang lalu
Pasar Mulai Cemas, Mata...
Pasar Mulai Cemas, Mata Uang Rupee India Kehabisan Napas justru Saat Dolar AS Lemah
2 jam yang lalu
Cadangan Devisa Indonesia...
Cadangan Devisa Indonesia per Juni 2026 Naik jadi USD145,6 Miliar
3 jam yang lalu
Infografis
APBN Pernah Jebol Nyaris...
APBN Pernah Jebol Nyaris Rp1.000 Triliun, Ini 6 Defisit Terbesar Sepanjang Sejarah Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved