Bea Cukai Prediksi Ekspor Freeport Januari Tidak Besar
Rabu, 27 Januari 2016 - 00:33 WIB
Bea Cukai Prediksi Ekspor Freeport Januari Tidak Besar
A
A
A
JAKARTA - Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) memprediksi ekspor PT Freeport Indonesia (PTFI) pada Januari 2016 tidak sebesar sebelumnya. Hal tersebut disampaikan Direktur Penerimaan dan Peraturan Kepabeanan dan Cukai DJBC Sugeng Aprianto.
Dia mengatakan, peluang ekspor dari perusahaan tersebut ada, namun kemungkinan besar akan mengalami penurunan signifikan karena terkait izin ekspor yang masih buram hingga saat ini.
"Saya kira peluang ekspor masih ada, tapi mungkin akan mengalami penurunan. Besarannya tentu akan bicarakan dulu terkait dengan kebijakan pemerintah untuk memberikan kuota semacam perizinan di bidang ekspor," ujarnya di Kantor DJBC, Jakarta, Selasa (26/1/2016)
Besarannya, lanjut dia sedang dibicarakan dengan manajemen dan pemerintah yang dengan ini adalah Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
"Perizinan ekspor diberikan pemerintah, itu yang memberikan Menteri ESDM. Kita mengimplementasikan saja. Kita setujui ekspornya dan proses yang ada di pelabuhan," katanya.
Lebih lanjut, Sugeng menjelaskan, sejauh ini DJBC belum melihat jumlah ekspor Freeport. "Januari sejauh ini masih belum ada, akhir Desember (terakhir). Nanti kita akan cek lagi sudah turun belum izinnya. Memang kan expired besok, tapi belum ada datanya di DJBC," pungkasnya.
Baca juga:
Perpanjangan Izin Ekspor Freeport Masih Buram
Harga Saham Freeport
Pemerintah Akan Tawar Harga Saham Freeport Serendah-rendahnya
Dia mengatakan, peluang ekspor dari perusahaan tersebut ada, namun kemungkinan besar akan mengalami penurunan signifikan karena terkait izin ekspor yang masih buram hingga saat ini.
"Saya kira peluang ekspor masih ada, tapi mungkin akan mengalami penurunan. Besarannya tentu akan bicarakan dulu terkait dengan kebijakan pemerintah untuk memberikan kuota semacam perizinan di bidang ekspor," ujarnya di Kantor DJBC, Jakarta, Selasa (26/1/2016)
Besarannya, lanjut dia sedang dibicarakan dengan manajemen dan pemerintah yang dengan ini adalah Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
"Perizinan ekspor diberikan pemerintah, itu yang memberikan Menteri ESDM. Kita mengimplementasikan saja. Kita setujui ekspornya dan proses yang ada di pelabuhan," katanya.
Lebih lanjut, Sugeng menjelaskan, sejauh ini DJBC belum melihat jumlah ekspor Freeport. "Januari sejauh ini masih belum ada, akhir Desember (terakhir). Nanti kita akan cek lagi sudah turun belum izinnya. Memang kan expired besok, tapi belum ada datanya di DJBC," pungkasnya.
Baca juga:
Perpanjangan Izin Ekspor Freeport Masih Buram
Harga Saham Freeport
Pemerintah Akan Tawar Harga Saham Freeport Serendah-rendahnya
(dmd)
Lihat Juga :