Bank Mandiri Permudah Sertifikasi Agunan Tanah Pelaku Usaha Mikro

Senin, 01 Februari 2016 - 14:03 WIB
Bank Mandiri Permudah...
Bank Mandiri Permudah Sertifikasi Agunan Tanah Pelaku Usaha Mikro
A A A
JAKARTA - PT Bank Mandiri Tbk siap mempermudah sertifikasi agunan tanah nasabah segmen mikro dengan menggandeng Kementerian Agraria dan Tata Ruang atau Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk proses sertifikasi dan penyelesaian permasalahan tanah agunan debitur usaha mikro dan kecil (UMK). Bank pelat merah itu menegaskan ingin membantu beri kemudahan kepada pengusaha UMKM.

Dirut Bank Mandiri Budi G Sadikin menerangkan dalam kerjasama ini pihaknya berperan menyiapkan seluruh kelengkapan persyaratan dalam rangka permohonan sertifikasi serta penyelesaian permasalahan tanah agunan milik UMK. Sedangkan pihak Kementerian ATR/BPN akan membantu percepatan proses sertifikasi dan penanganan permasalahan.

“Sebagai institusi bank yang taat pada tata kelola perusahaan yang baik, kami tentu membutuhkan kepastian hukum atas status aset tanah yang menjadi agunan. Adanya kerjasama ini juga diharapkan dapat mengurangi potensi adanya klaim-klaim dari pihak yang tidak bertanggung jawab atas aset yang dikuasakan kepada Bank Mandiri," jelasnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (1/2/2016).

Dia juga menambahkan langkah ini dinilai akan membantu debitur dalam optimalisasi aset yang dimiliki untuk meningkatkan kesejahteraan. Hingga akhir Desember 2015, jumlah debitur mikro Bank Mandiri tercatat sebanyak 1.112.385 nasabah dengan nilai kredit sebesar Rp42,48 triliun, naik 22,9 % dari Desember 2014. Nilai tersebut setara dengan 56% dari total portofolio pembiayaan Bank Mandiri ke segmen UMKM yang mencapai Rp75,78 triliun.

(Baca Juga: Bank Mandiri Targetkan Kredit Mikro Rp13 Triliun)

Perseroan menargetkan akan salurkan kredit segmen mikro sebesar Rp13 triliun tahun 2016. Perseroan akan terus mendorong penguatan sektor riil melalui pembiayaan ke sektor usaha mikro. Penyaluran kredit juga didukung rasio NPL netto yang terus terjaga di level yang baik.

Sebelumnya Corporate Secretary Bank Mandiri Rohan Hafas menjelaskan kredit dengan plafon maksimal senilai Rp 200 juta tersebut disalurkan kepada hampir 1,1 juta debitur, dimana sebagian besar merupakan pelaku Usaha Mikro di sektor perdagangan.

“Pada tahun 2016, kami menargetkan penambahan penyaluran kredit agar dapat mencapai target pertumbuhan Kredit Mikro sebesar 21,6 % dan target 2016 penyaluran KUR sebesar Rp13 triliun pada tahun ini,” ungkap Rohan.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pemerintah Target Bank...
Pemerintah Target Bank Syariah Indonesia Tbk Masuk Top 10 Dunia
DPK Bank Mandiri Taspen...
DPK Bank Mandiri Taspen Tumbuh 8,9% hingga Februari 2024
Bank Mandiri Bukukan...
Bank Mandiri Bukukan Laba Bersih Rp 26,6 triliun di Kuartal II 2024
Besok, Bank Mandiri...
Besok, Bank Mandiri Tetap Buka Layani Nasabah
Bank Mandiri Lanjutkan...
Bank Mandiri Lanjutkan Transformasi Digital di Ulang Tahun ke-23
Perkuat Layanan Digital,...
Perkuat Layanan Digital, Mandiri Jaga Momentum Pertumbuhan
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
7 jam yang lalu
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
7 jam yang lalu
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
7 jam yang lalu
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
8 jam yang lalu
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
9 jam yang lalu
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
9 jam yang lalu
Infografis
15 PTN Masih Buka Jalur...
15 PTN Masih Buka Jalur Mandiri 2025, Kesempatan Kedua yang Gagal SNBT
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved