Jokowi Tak Akan Putuskan Blok Masela Sebelum Bertemu Inpex dan Shell

Senin, 01 Februari 2016 - 18:12 WIB
Jokowi Tak Akan Putuskan...
Jokowi Tak Akan Putuskan Blok Masela Sebelum Bertemu Inpex dan Shell
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan tidak akan mengambil keputusan terkait pengembangan Blok Masela, Kalimantan Timur, sebelum bertemu dengan kontraktor blok migas tersebut, yakni Inpex Corporation dan Shell. Hal tersebut untuk mencegah salah pilih sistem pengembangan kilang yang justru hanya bermanfaat untuk segelintir orang.

Saat ini, terdapat dua opsi pembangunan kilang di Blok Masela, yaitu skema LNG terapung (floating LNG) atau offshore dan opsi skema pipanisasi darat (onshore). "Yang ingin saya tekankan, amanat konstitusi yang menyatakan secara tegas dan jelas bahwa pemanfaatan SDA itu harus untuk rakyat dan semua orang, bukan segelintir orang," tegas Jokowi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (1/2/2016).

Dia menuturkan, lapangan abadi tersebut harus bisa menciptakan nilai tambah dan memberikan multiplier effect bagi perekonomian di daerah, khususnya di wilayah Indonesia Timur.‎ "Sebab itu, kali ini saya persilakan Bappenas atau menteri lain untuk sampaikan mengenai nilai tambah atau multipilier effect yang berkaitan dengan pembangunan daerah," imbuhnya.

Sebelum memutuskan, mantan Guberuni DKI Jakarta itu harus bertemu dengan investor dan kontraktor terlebih dahulu. Dia ingin mendengar langsung dari mereka mengenai skema pengembangan kilang yang diinginkan.

"‎Sebelum saya masuk ke darat atau laut, saya mau ketemu dulu dengan investor kontraktornya. Kalau belum itu saya tidak akan putuskan," tandasnya.

Baca juga:

Faisal Basri Ungkap Konflik Kepentingan Skema Blok Masela

Rincian Kenapa Skema Kilang Darat Terbaik Buat Blok Masela

Soal Blok Masela, Pemerintah Lebih Untung Bangun Kilang di Laut
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Minim Pengalaman, Kemampuan...
Minim Pengalaman, Kemampuan Inpex Kembangkan Blok Masela Diragukan
Proses Akuisisi Rampung,...
Proses Akuisisi Rampung, Pertamina dan Petronas Siap Sedot Gas di Blok Masela
Shell Akhirnya Lepas...
Shell Akhirnya Lepas Blok Masela ke Pertamina Jauh di Bawah Rp14,8 Triliun
Shell Cabut dari Proyek...
Shell Cabut dari Proyek Blok Masela, Inpex Resmi Cari Mitra Baru
Shell Belum Mundur dari...
Shell Belum Mundur dari Blok Masella, Masih Hitung-hitungan
Proyek Blok Masela Ikut...
Proyek Blok Masela Ikut Terganggu Imbas Covid-19
Berita Terkini
Rupiah Kian Krasan di...
Rupiah Kian Krasan di Kisaran Rp18.000, Apa Penyebabnya?
16 menit yang lalu
Transaksi Olein di JFX...
Transaksi Olein di JFX Naik Tembus Rp7,3 Triliun, Timah Ikut Menguat
57 menit yang lalu
S&P Dow Jones Ancam...
S&P Dow Jones Ancam Turunkan Status Pasar Saham Indonesia, BEI Buka Suara
1 jam yang lalu
Asabri Kolaborasi Beri...
Asabri Kolaborasi Beri Kemudahan Kepemilikan Kendaraan bagi Peserta
2 jam yang lalu
Superbank Gandeng OVO...
Superbank Gandeng OVO Perluas Akses Pembiayaan Digital Satu Aplikasi
2 jam yang lalu
Koper Jadi Ukuran Baru...
Koper Jadi Ukuran Baru Kenyamanan, Piece Concept Mulai Dibicarakan Penumpang RI
2 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved