Panasonic-Toshiba Tutup, Ini yang Akan Dilakukan BKPM

Kamis, 04 Februari 2016 - 14:11 WIB
Panasonic-Toshiba Tutup,...
Panasonic-Toshiba Tutup, Ini yang Akan Dilakukan BKPM
A A A
JAKARTA - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) secara aktif meminta klarifikasi mengenai informasi penutupan pabrik PT Panasonic dan PT Toshiba yang menimbulkan pemutusan hubungan kerja (PHK). (Baca: Dua Perusahaan Elektronik Jepang di RI PHK 2.500 Karyawan)

Sebagai lembaga yang mengeluarkan izin investasi perusahaan yang menanamkan modal asing di Indonesia, BKPM akan mengirimkan surat formal ke Panasonic dan Toshiba untuk meminta kejelasan informasi terkait penutupan pabrik.

Kepala BKPM Franky Sibarani mengatakan, dengan mendapatkan penjelasan resmi dari kedua perusahaan tersebut, BKPM akan dapat memfasilitasi kedua perusahaan tesebut. (Baca: Istana: Panasonic-Toshiba Tutup Tak Terkait Kereta Cepat).

Dia menyebutkan BKPM dapat melakukan fasilitasi terkait upaya peningkatan daya saing. "Misalnya mendorong adanya kebijakan yang dibutuhkan seperti ketersediaan gas dan pemberlakuan SNI melalui koordinasi dengan Kementerian Perindustrian dan kementerian teknis lainnya,' ujar dia dalam rilisnya di Jakarta, Kamis (4/2/2016).

Menurutnya, BKPM pernah melakukan fasilitasi semacam itu untuk sektor tekstil dan sepatu melalui pembentukan Desk Khusus Investasi Tekstil dan Sepatu. Desk khusus tersebut beranggotakan berbagai kementerian seperti Kementerian Perindustrian, Kementerian Tenaga Kerja dan Kementerian Perdagangan.

"Desk tersebut dibentuk untuk fasilitasi investor tekstil dan sepatu existing yang mengalami permasalahan, sehingga dapat mencegah terjadinya PHK," imbuhnya. (Baca: 11 Perusahaan Berencana Lakukan PHK).

Selain itu, BKPM juga dapat melakukan channeling tenaga kerja kedua perusahaan, jika terjadi PHK, untuk dihubungkan dengan investor yang sedang melakukan konstruksi dan membutuhkan tenaga kerja.

"Seperti investor elektronik dari Tiongkok yang sedang konstruksi di Tangerang dan rencana menyerap 1.500 tenaga kerja. Atau investor sektor tekstil di Jawa Tengah yang saat ini sedang kesulitan mencari tenaga kerja," tutur Franky.

BKPM berkomitmen untuk meningkatkan iklim investasi di Indonesia. Selain mendorong datangnya investasi baru masuk, juga existing perusahaan dapat berkembang dan memperluas usahanya di Indonesia.

Berdasarkan catatan BKPM, komitmen investasi di sektor elektronik yang ditandai dengan diterbitkannya izin prinsip, tercatat untuk periode Januari 2016 ini mencapai Rp530 milar atau tumbuh 85% dari periode sama bulan lalu sebesar Rp286 miliar.

Sebelumnya, media massa banyak memberitakan penutupan Toshiba dan Panasonic yang diperkirakan akan berdampak pada PHK 2.500 karyawan. Sementara dari informasi awal yang masuk kepada BKPM, kedua perusahaan tidak tutup melainkan melakukan restrukturasi terkait akuisisi prinsipal mereka di Jepang serta dileburnya divisi salah satu anak perusahaan yang ada.

Baca:

KSPI: Wajar Pemerintah Kaget Panasonic dan Toshiba Tutup Pabrik

Panasonic Beberkan Alasan PHK Karyawan di Indonesia

Menaker Kejar Verifikasi Isu Rencana PHK Toshiba-Panasonic

Istana Santai Tanggapi Penutupan Panasonic-Toshiba
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KSPI: 8.000 Karyawan...
KSPI: 8.000 Karyawan Panasonic Indonesia Terancam PHK
Panasonic Hadirkan Water...
Panasonic Hadirkan Water Dispenser Series #SehatnyaUntukSemua
Panasonic Hadirkan 2...
Panasonic Hadirkan 2 Kamera Mirrorless Full-Frame Hybrid
Dukung Perkembangan...
Dukung Perkembangan Filmmaker dan Content Creator, Panasonic Gelar Lumix Creative Universe
Tren Gaya Hidup Sehat...
Tren Gaya Hidup Sehat di 2024, Panasonic Kenalkan Solusi Air dan Udara Terpadu
Ucapkan Terima Kasih,...
Ucapkan Terima Kasih, Rachmat Gobel Bungkukkan Badan ke Karyawan
Berita Terkini
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Terkoreksi 0,04 Persen di Level 5.984
39 menit yang lalu
Perusahaan yang Sahamnya...
Perusahaan yang Sahamnya Dimiliki Kaesang Kesandung Kredit Macet, Utang Bank Tembus Rp2,8 Triliun
50 menit yang lalu
Keruntuhan Dolar AS...
Keruntuhan Dolar AS Bukan Lagi Dongeng, BRICS Ubah dari Khayalan Menjadi Ancaman Nyata
1 jam yang lalu
RI-India Bidik Nilai...
RI-India Bidik Nilai Kerja Sama Ekonomi Tembus Rp445,8 Triliun, dari Infrastruktur hingga SDA
2 jam yang lalu
Genera-Z Berbakti BCA...
Genera-Z Berbakti BCA Siapkan Mahasiswa Implementasikan Solusi bagi Desa Wisata
11 jam yang lalu
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
12 jam yang lalu
Infografis
34 PTS yang Masuk THE...
34 PTS yang Masuk THE Sustainability Impact Ratings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved