Sektor Industri Ini Jeblok di 2015
Jum'at, 05 Februari 2016 - 13:41 WIB
Sektor Industri Ini Jeblok di 2015
A
A
A
JAKARTA - Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik Badan Pusat Statistik (BPS) Suharyanto mengakui, konsumsi rumah tangga pada 2015 tidak seperti yang diharapkan, atau menurun 4,92%.
Beberapa serktor industri yang melemah cukup dalam, yakni industri makanan dan minuman, perumahan, pendidikan, dan kesehatan.
"Akhir tahun ada Natal, banyak diskon, tapi konsumsi malah melemah di rumah tangga. Kalau dilihat lebih dalam, konsumsi industri mamin, perumahan, pendidikan, dan kesehatan menurun," tuturnya di Jakarta, Jumat (5/2/2016).
Dia menjelaskan, sektor ritel melambat, kredit konsumsi juga melemah bahkan impor barang konsumsi negatif. "Perdagangan mobil dan motor Indonesia negatif," ucap dia.
Sementara, produk semen naik sekitar 1,3%-1,4% terdorong pembangunan konstruksi. "Kalau ngomong semen, kita juga membicarakan ivestasi yang peranannya 33% terhadap PDB. Itu share dari bangunan 25%, karena itu semen bergerak. Yang kita harapkan, optimisme ini akan terus bergulir kuartal I/2016," pungkas Suharyanto.
Baca:
Ekonomi Indonesia 2015 Hanya Tumbuh 4,79%
Pertumbuhan Ekonomi RI 2015 Terendah Sejak 2010
Beberapa serktor industri yang melemah cukup dalam, yakni industri makanan dan minuman, perumahan, pendidikan, dan kesehatan.
"Akhir tahun ada Natal, banyak diskon, tapi konsumsi malah melemah di rumah tangga. Kalau dilihat lebih dalam, konsumsi industri mamin, perumahan, pendidikan, dan kesehatan menurun," tuturnya di Jakarta, Jumat (5/2/2016).
Dia menjelaskan, sektor ritel melambat, kredit konsumsi juga melemah bahkan impor barang konsumsi negatif. "Perdagangan mobil dan motor Indonesia negatif," ucap dia.
Sementara, produk semen naik sekitar 1,3%-1,4% terdorong pembangunan konstruksi. "Kalau ngomong semen, kita juga membicarakan ivestasi yang peranannya 33% terhadap PDB. Itu share dari bangunan 25%, karena itu semen bergerak. Yang kita harapkan, optimisme ini akan terus bergulir kuartal I/2016," pungkas Suharyanto.
Baca:
Ekonomi Indonesia 2015 Hanya Tumbuh 4,79%
Pertumbuhan Ekonomi RI 2015 Terendah Sejak 2010
(izz)
Lihat Juga :