Rupiah Pekan Ini Diprediksi Terseret Penurunan Indeks USD
Minggu, 07 Februari 2016 - 20:26 WIB
Rupiah Pekan Ini Diprediksi Terseret Penurunan Indeks USD
A
A
A
JAKARTA - Laju rupiah pada pekan kedua bulan Februari 2016 ini diprediksi masih akan melanjutkan tren penguatan dan bakal berada di kisaran Rp13.520-Rp13.740/USD. Menurut Analis Pasar Keuangan William Surya Wijaya hal itu disebabkan penurunan indeks dolar Amerika Serikat (USD) yang menjadi sentimen eksternal.
Dia menambahkan indeks USD saat ini diyakini masih akan meneruskan pengaruhnya terhadap beberapa mata uang dunia lainnya, terlebih lagi USD berpotensi turun lagi yang terjadi sejak awal tahun ini.
"Ini karena indeks USD memang tidak berpengaruh langsung ke rupiah, tapi kalau turun lagi. Maka ini berpengaruh langsung ke rupiah dan pengaruhnya besar ke mata uang kita," jelasnya di Jakarta, Minggu (7/2/2016)
Hal ini, lanjut dia, juga disebabkan karena kebutuhan USD yang minim di awal tahun setelah masa liburan berakhir. Jadi menurutnya kebutuhan akan USD di Tanah Air akan semakin minim.
"Kebutuhan akan USD minim ini semoga bisa memberikan dampak positif ke rupiah kita agar nanti ketika USD indeks turun, depresiasi ke rupiah tidak terlalu jelek," pungkasnya.
Dia menambahkan indeks USD saat ini diyakini masih akan meneruskan pengaruhnya terhadap beberapa mata uang dunia lainnya, terlebih lagi USD berpotensi turun lagi yang terjadi sejak awal tahun ini.
"Ini karena indeks USD memang tidak berpengaruh langsung ke rupiah, tapi kalau turun lagi. Maka ini berpengaruh langsung ke rupiah dan pengaruhnya besar ke mata uang kita," jelasnya di Jakarta, Minggu (7/2/2016)
Hal ini, lanjut dia, juga disebabkan karena kebutuhan USD yang minim di awal tahun setelah masa liburan berakhir. Jadi menurutnya kebutuhan akan USD di Tanah Air akan semakin minim.
"Kebutuhan akan USD minim ini semoga bisa memberikan dampak positif ke rupiah kita agar nanti ketika USD indeks turun, depresiasi ke rupiah tidak terlalu jelek," pungkasnya.
(akr)