IHSG Awal Pekan Dibuka Ambruk, Bursa Asia Masih Tertekan
Selasa, 09 Februari 2016 - 09:57 WIB
IHSG Awal Pekan Dibuka Ambruk, Bursa Asia Masih Tertekan
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal pekan setelah libur panjang tahun baru Imlek dibuka ambruk pada zona merah, ketika bursa Asia cenderung bergerak variatif. IHSG hari ini tercatat melemah 51,45 poin atau 1,07% ke level 4.747,50.
Sedangkan IHSG pada perdagangan akhir pekan kemarin ditutup berhasil menghijau dengan kenaikan sebesar 133,13 poin atau 2,85% ke level 4.798,95. Seperti dikutip dari Reuters, saham Asia pagi hari ini masih terus tertekan pertumbuhan global semakin melemah hingga membuat para investor bermain aman.
Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,8% dan indeks Jepang Nikkei N225 tenggelam 3,4% dengan prediksi bakal semakin melemah. Ketidakpastian kapan Federal Reserve (Bank Sentral AS) kapan menaikkan suku bunganya juga memberikan sentimen negatif kepada pasar saham.
Adapun Indeks Nikkei 225 pagi ini tercatat melemah 757,98 poin atau 4,46% ke level 16.246,32, sementara indeks Hang Seng justru menguat 105,08 poin atau 0,55% ke posisi 19.288,17. Hal serupa juga dialami indeks Straits Times yang naik 64,72 poin atau 2,53% ke level 2.623,21.
Saham Asia bergerak variatif saat pasar saham China masih libur tahun baru Imlek, namun terakhir kali Indeks Shanghai melemah 17,53 poin atau 0,63% ke level 2.763,49. Di Tanah Air, pergerakan sektor saham hari ini semuanya merosot. Sektor yang melemah terdalam adalah pertanian yang turun 0,92%, disusul sektor industri dasar 0,89%.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp1,058 miliar dengan 854 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp10,5 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp589 miliar dan aksi beli asing sebesar Rp600 miliar. Tercatat 69 saham menguat, 111 melemah, dan 62 stagnan.
Beberapa saham-saham yang menguat di antaranya PT H.M. Sampoerna Tbk (HMSP) naik Rp975 atau 0,8% menjadi Rp109.975, PT First Media Tbk (KBLV) naik Rp275 menjadi Rp1.650 dan PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) naik Rp75 atau 3,7% menjadi Rp2.090.
Sementara, saham-saham yang menurun di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) melemah Rp1.050 menjadi Rp59.150, PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) turun Rp500 menjadi Rp17.100 serta PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) menyusut 1,4% atau Rp125 menjadi Rp8.250.
Sedangkan IHSG pada perdagangan akhir pekan kemarin ditutup berhasil menghijau dengan kenaikan sebesar 133,13 poin atau 2,85% ke level 4.798,95. Seperti dikutip dari Reuters, saham Asia pagi hari ini masih terus tertekan pertumbuhan global semakin melemah hingga membuat para investor bermain aman.
Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,8% dan indeks Jepang Nikkei N225 tenggelam 3,4% dengan prediksi bakal semakin melemah. Ketidakpastian kapan Federal Reserve (Bank Sentral AS) kapan menaikkan suku bunganya juga memberikan sentimen negatif kepada pasar saham.
Adapun Indeks Nikkei 225 pagi ini tercatat melemah 757,98 poin atau 4,46% ke level 16.246,32, sementara indeks Hang Seng justru menguat 105,08 poin atau 0,55% ke posisi 19.288,17. Hal serupa juga dialami indeks Straits Times yang naik 64,72 poin atau 2,53% ke level 2.623,21.
Saham Asia bergerak variatif saat pasar saham China masih libur tahun baru Imlek, namun terakhir kali Indeks Shanghai melemah 17,53 poin atau 0,63% ke level 2.763,49. Di Tanah Air, pergerakan sektor saham hari ini semuanya merosot. Sektor yang melemah terdalam adalah pertanian yang turun 0,92%, disusul sektor industri dasar 0,89%.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp1,058 miliar dengan 854 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp10,5 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp589 miliar dan aksi beli asing sebesar Rp600 miliar. Tercatat 69 saham menguat, 111 melemah, dan 62 stagnan.
Beberapa saham-saham yang menguat di antaranya PT H.M. Sampoerna Tbk (HMSP) naik Rp975 atau 0,8% menjadi Rp109.975, PT First Media Tbk (KBLV) naik Rp275 menjadi Rp1.650 dan PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) naik Rp75 atau 3,7% menjadi Rp2.090.
Sementara, saham-saham yang menurun di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) melemah Rp1.050 menjadi Rp59.150, PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) turun Rp500 menjadi Rp17.100 serta PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) menyusut 1,4% atau Rp125 menjadi Rp8.250.
(akr)
Lihat Juga :