Wall Street Berakhir Stagnan di Tengah Ketidakpastian Fed Rate

Kamis, 11 Februari 2016 - 10:00 WIB
Wall Street Berakhir...
Wall Street Berakhir Stagnan di Tengah Ketidakpastian Fed Rate
A A A
NEW YORK - Wall Street pada penutupan kemarin waktu setempat berakhir stagnan dengan pergerakan yang mendatar dipengaruhi pernyataan pimpinan Federal Reserve (The Fed) Janet Yellen yang mengaku masih membuka untuk menaikkan suku bunga acuan atau Fed Rate. Meski menurutnya kebijakan itu baru akan diambil setelah melihat risiko pertumbuhan perekonomian Amerika Serikat (AS).

Dilansir Reuters, Kamis (11/2/2016) indeks The Dow Jones industrial average dan S & P 500 ditutup masih melemah, sementara komposit Nasdaq mengakhiri tiga hari beruntun belum juga bangkit. Saham energi masih mengalami tekanan seiring pelemahan yang terjadi pada harga minyak mentah dunia, lantaran melimpahnya stok minyak AS hingga mencapai level tertinggi.

"Pasar mengalami penguatan di pagi hari, karena Janet Yellen menegaskan bahwa The Fed tidak akan buru-buru menaikkan suku bunga acuan karena ekonomi telah menunjukkan tanda-tanda kelesuan. Tapi sebagian besar dari kami berpikir, dia mengatakan ekonomi akan semakin melambat," jelas Presiden Penasihat Investasi Chase, Peter Tuz.

Dow Jones industrial average ditutup turun 99,64 poin atau 0.62% ke level 15.914,74 sedangkan indeks S & P 500 telah kehilangan 0,35 poin atau 0,02% ke posisi 1.851,86 dan komposit Nasdaq naik 14,83 poin atau 0,35% ke level 4.283.59.

Saham AS telah berjuang sejak awal tahun di tengah meningkatnya kekhawatiran atas penurunan global dan pertumbuhan ekonomi AS. Dow dan S & P 500 tercatat melemah mencapai 9% sepanjang tahun 2016 ini sementara Nasdaq telah kehilangan sekitar 14%.

Sementara itu, di pasar uang, dolar Amerika Serikat (USD) melemah terhadap yen dengan kisaran 113,38. Euro juga melemah terhadap yen menjadi sekitar 127,74. Sedangkan posisi terhadap dolar AS berada di kisaran 1,1283.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Bangkit...
Wall Street Bangkit Ditopang Dua Raksasa Teknologi
Ditopang Saham-saham...
Ditopang Saham-saham Bank, Wall Street Dibuka Naik
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Berita Terkini
Nasib Belang Gurita...
Nasib Belang Gurita Bisnis Arab di Tengah Perang: Ada yang Boncos hingga Mendadak Kaya
7 menit yang lalu
Masa Transisi ke B50...
Masa Transisi ke B50 Berlangsung hingga September, Penyaluran Dilakukan Bertahap
1 jam yang lalu
Selat Hormuz Dikunci...
Selat Hormuz Dikunci Rapat Iran, Jalur Minyak Terpenting Dunia Kembali Mandek
2 jam yang lalu
Bendungan Sidan dan...
Bendungan Sidan dan Keureuto Diresmikan, Brantas Abipraya Perkuat Ketahanan Air dan Pangan
13 jam yang lalu
Listrik Padam Berhari-hari,...
Listrik Padam Berhari-hari, Becak Tenaga Surya Jadi Penyelamat dari Krisis Energi
13 jam yang lalu
Next Step Bangun Jembatan...
Next Step Bangun Jembatan Dagang UMKM Indonesia ke China
13 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved