Rupiah Semakin Perkasa, IHSG Siang Ini Masih Positif
Senin, 15 Februari 2016 - 12:24 WIB
Rupiah Semakin Perkasa, IHSG Siang Ini Masih Positif
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada sesi siang hari ini semakin perkasa dari penutupan pekan kemarin di tengah menguatnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi I siang ini.
Posisi rupiah menurut data Yahoo Finance siang ini ada di level Rp13.410/USD dengan kisaran harian Rp13.410-Rp13.485/USD. Posisi tersebut menguat 75 poin dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.485/USD.
Hal serupa juga terjadi berdasarkan data Bloomberg, rupiah siang ini berakhir pada posisi Rp13.401/USD. Posisi itu semakin terapresiasi 86 poin dari penutupan sebelumnya di level Rp13.487/USD.
Berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah menutup siang hari ini pada level Rp13.425/USD. Posisi itu juga membaik dari pekan kemarin yang berada di level Rp13.490/USD.
Sementara, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.476/USD. Posisi ini turun tipis dari posisi akhir pekan kemarin di level Rp13.471/USD.
Sementara IHSG sesi I berakhir masih di zona hijau. IHSG menguat 23,18 poin atau 0,49% ke level 4.737,57. Pada pembukaan perdagangan tadi pagi bursa saham Tanah Air juga naik 39,80 poin atau 0,84% ke level 4,754,19. Dan pada perdagangan akhir pekan kemarin ditutup melemah sebesar 61,47 poin atau 1,29% ke level 4.714,39.
Sektor saham dalam negeri pada hari ini mayoritas menguat. Sektor yang menguat tertinggi adalah sektor konsumer yang naik 1,18%. Sementara, sektor yang melemah adalah aneka industri turun 0,29%.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,82 triliun dengan 1,99 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp38,45 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp1,19 triliun dan aksi beli asing sebesar Rp1,23 triliun. Tercatat 156 saham menguat, 101 melemah dan 75 stagnan.
Beberapa saham-saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Mayora Indah Tbk (MYOR), dan PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI). Sementara saham-saham yang melemah di antaranya, PT Dua Putra Utama Makmur Tbk (DPUM), PT Astra International Tbk (ASII), dan PT XL Axiata Tbk (EXCL).
Posisi rupiah menurut data Yahoo Finance siang ini ada di level Rp13.410/USD dengan kisaran harian Rp13.410-Rp13.485/USD. Posisi tersebut menguat 75 poin dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.485/USD.
Hal serupa juga terjadi berdasarkan data Bloomberg, rupiah siang ini berakhir pada posisi Rp13.401/USD. Posisi itu semakin terapresiasi 86 poin dari penutupan sebelumnya di level Rp13.487/USD.
Berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah menutup siang hari ini pada level Rp13.425/USD. Posisi itu juga membaik dari pekan kemarin yang berada di level Rp13.490/USD.
Sementara, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.476/USD. Posisi ini turun tipis dari posisi akhir pekan kemarin di level Rp13.471/USD.
Sementara IHSG sesi I berakhir masih di zona hijau. IHSG menguat 23,18 poin atau 0,49% ke level 4.737,57. Pada pembukaan perdagangan tadi pagi bursa saham Tanah Air juga naik 39,80 poin atau 0,84% ke level 4,754,19. Dan pada perdagangan akhir pekan kemarin ditutup melemah sebesar 61,47 poin atau 1,29% ke level 4.714,39.
Sektor saham dalam negeri pada hari ini mayoritas menguat. Sektor yang menguat tertinggi adalah sektor konsumer yang naik 1,18%. Sementara, sektor yang melemah adalah aneka industri turun 0,29%.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,82 triliun dengan 1,99 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp38,45 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp1,19 triliun dan aksi beli asing sebesar Rp1,23 triliun. Tercatat 156 saham menguat, 101 melemah dan 75 stagnan.
Beberapa saham-saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Mayora Indah Tbk (MYOR), dan PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI). Sementara saham-saham yang melemah di antaranya, PT Dua Putra Utama Makmur Tbk (DPUM), PT Astra International Tbk (ASII), dan PT XL Axiata Tbk (EXCL).
(izz)