Rupiah Dibuka Makin Menguat, Yen dan Euro Tak Berdaya
Selasa, 16 Februari 2016 - 10:13 WIB
Rupiah Dibuka Makin Menguat, Yen dan Euro Tak Berdaya
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada pembukaan hari ini kembali menguat, setelah kemarin ditutup menguat meninggalkan level Rp13.400/USD. Penguatan ini seiring dengan menguatnya USD terhadap yen dan euro.
Posisi rupiah berdasarkan data Yahoo Finance, dibuka pada level Rp13.312/USD dan pada pukul 10.00 WIB berada di level Rp13.330/USD. Posisi tersebut masih menguat dibanding penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.385.
Data Bloomberg, rupiah dibuka pada level Rp13.325/USD dan pada pukul 10.00 WIB berada di level Rp13.330/USD. Posisi itu menguat dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.378/USD.
Sementara, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.333/USD. Posisi ini naik dari posisi akhir pekan kemarin di level Rp13.476/USD.
Berdasarkan dara Sindonews bersumber dari Limas di level Rp13.335/USD. Posisi itu membaik dari penutupan kemarin di level Rp13.390/USD.
Dilansir Reuters hari ini, USD menguat terhadap yen dan euro, karena risk aversion global anjloknya grennback sebelum mereda. USD terhadap yen sedikit berubah pada posisi 114,435 setelah sebelumnya sempat naik lebih dari 1%.
Angka tersebut meninggalkan posisi terendah dalam 16 bulan di posisi 110,985 ketuka penurunan tajam dalam ekuitas di seluruh dunia mendorong permintaan untuk mata uang Jepang. Indeks USD naik 0,5% di posisi 96,652.
"Saya percaya pesimisme pasar, khususnya terhadap ekonomi AS yang memegang cukup besar pada awal tahun," kata Masafumi Yamamoto, kepala strategi valas di Mizuho Securities di Tokyo.
Sementara, euro yang melonjak ke posisi tinggi dalam empat bulan di level 1,1377 per USD pekan lalu, kembali flat di level 1,1165 setelah kemarin turun 0,9%, ketika pergerakan pasar sedikit berlebihan karena pasar AS ditutup pada hari libur nasional.
Mata uang umum juga terbebani setelah Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi kemarin mengatakan bahwa pihaknya siap memudahkan kebijakan lebih lanjut pada Maret.
Posisi rupiah berdasarkan data Yahoo Finance, dibuka pada level Rp13.312/USD dan pada pukul 10.00 WIB berada di level Rp13.330/USD. Posisi tersebut masih menguat dibanding penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.385.
Data Bloomberg, rupiah dibuka pada level Rp13.325/USD dan pada pukul 10.00 WIB berada di level Rp13.330/USD. Posisi itu menguat dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.378/USD.
Sementara, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.333/USD. Posisi ini naik dari posisi akhir pekan kemarin di level Rp13.476/USD.
Berdasarkan dara Sindonews bersumber dari Limas di level Rp13.335/USD. Posisi itu membaik dari penutupan kemarin di level Rp13.390/USD.
Dilansir Reuters hari ini, USD menguat terhadap yen dan euro, karena risk aversion global anjloknya grennback sebelum mereda. USD terhadap yen sedikit berubah pada posisi 114,435 setelah sebelumnya sempat naik lebih dari 1%.
Angka tersebut meninggalkan posisi terendah dalam 16 bulan di posisi 110,985 ketuka penurunan tajam dalam ekuitas di seluruh dunia mendorong permintaan untuk mata uang Jepang. Indeks USD naik 0,5% di posisi 96,652.
"Saya percaya pesimisme pasar, khususnya terhadap ekonomi AS yang memegang cukup besar pada awal tahun," kata Masafumi Yamamoto, kepala strategi valas di Mizuho Securities di Tokyo.
Sementara, euro yang melonjak ke posisi tinggi dalam empat bulan di level 1,1377 per USD pekan lalu, kembali flat di level 1,1165 setelah kemarin turun 0,9%, ketika pergerakan pasar sedikit berlebihan karena pasar AS ditutup pada hari libur nasional.
Mata uang umum juga terbebani setelah Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi kemarin mengatakan bahwa pihaknya siap memudahkan kebijakan lebih lanjut pada Maret.
(izz)