Ini Rincian Data PHK di Tiap Wilayah

Kamis, 18 Februari 2016 - 08:23 WIB
Ini Rincian Data PHK...
Ini Rincian Data PHK di Tiap Wilayah
A A A
JAKARTA - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) membeberkan rincian data pemutusan hubungan kerja (PHK) sebanyak 1.564 orang awal tahun ini di tiap sektor dan wilayah Indonesia. Bidang industri yang paling banyak mengurangi karyawan yaitu sektor perdagangan, jasa dan investasi sebanyak 691 karyawan.

Kemudian, aneka sektor industri dan industri kimia dasar sebanyak 249 karyawan. Selanjutnya industri pertambangan yang memangkas pekerjanya sebanyak 231 orang. (Baca: Kemenaker Catat 1.564 Karyawan Terkena PHK Awal 2016).

"Paling banyak di perdagangan jasa dan investasi, keuangan dan pertambangan sebanyak 691 orang," ujar Kasubdit Pencegahan Perselisihan Hubungan Industrial (PPHI) Kemenaker Reytman Aruan di Jakarta, Rabu (17/2/2016) malam.

Sementara, lanjut dia, DKI Jakarta menjadi wilayah yang paling banyak memakan korban PHK sebesar 1.047 orang. Posisi kedua diduduki Kalimantan Selatan dengan jumlah PHK sebanyak 191 karyawan.

Posisi berikutnya ditempati Sulawesi Selatan dengan memakan korban PHK sebanyak 138 orang. Reytman pun menepis data dari serikat pekerja yang menyebut ada puluhan ribu buruh kehilangan pekerjaanya.

"Artinya kan kita lakukan klarifikasi data, itu tak sebombastis itu. Data yang disebutkan buruh banyak yang 2015, contoh dibilang BRI pecat 3.000 karyawan tapi pas kita cek justru mereka tambah 3.000 karyawan untuk penyaluran KUR," tuturnya.
Ini Rincian Data PHK di Tiap Wilayah

Menurut dia, ada banyak alasan perusahaan terpaksa mengurangi jumlah karyawan. Misalnya, tercatat ada pelanggaran yang dilakukan hingga beberapa buruh sudah masuk usia pensiun.

"Alasan pertama, pekerjanya melakukan pelanggaran terhadap peraturan perusahaan. Kedua, karena pekerja mengundurkan diri itu PHK juga tapi kemauan pekerja. Kemudian karena perusahaannya lakukan efisiensi," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kemnaker Catat 18.000...
Kemnaker Catat 18.000 Pekerja Kena PHK di Awal Tahun 2025
Badai PHK Melanda, 26.455...
Badai PHK Melanda, 26.455 Pekerja Terdampak hingga Mei 2025
2024 Baru Mulai, Google...
2024 Baru Mulai, Google Pecat 1.000 Karyawan dari Berbagai Divisi
3.188 Buruh di Purwakarta...
3.188 Buruh di Purwakarta Terkena PHK Massal
46.000 Pekerja Diterjang...
46.000 Pekerja Diterjang Badai PHK, Korban Terbanyak Jateng dan Jakarta
Badai PHK Massal Hantam...
Badai PHK Massal Hantam Otomotif Eropa: Renault Siap Pangkas 3.000 Karyawan, Total Korban Tembus 34.000 Jiwa di 2025!
Berita Terkini
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
29 menit yang lalu
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
45 menit yang lalu
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
1 jam yang lalu
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
1 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Bangun Budaya Sadar Bencana di Lingkungan Sekolah
2 jam yang lalu
Danantara Buka Pendaftaran...
Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel untuk Pembiayaan PSEL
2 jam yang lalu
Infografis
Iran-Israel Perang,...
Iran-Israel Perang, Ini Peta Pangkalan Militer AS di Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved