Abaikan Profit, Bos Baru BPJS Ketenagakerjaan Fokus ke Pelayanan
Selasa, 23 Februari 2016 - 14:20 WIB
Abaikan Profit, Bos Baru BPJS Ketenagakerjaan Fokus ke Pelayanan
A
A
A
JAKARTA - Direktur Utama (Dirut) Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Agus Susanto yang baru hari ini dilantik berjanji untuk fokus meningkatkan layanan yang ada di BPJS Ketenagakerjaan agar memberikan manfaat semaksimal mungkin kepada seluruh peserta.
Dia mengatakan, untuk memastikan seluruh peserta menikmati layanan dengan baik, tim baru di BPJS Ketenagakerjaan ini akan berkonsolidasi dan melihat peta jalan (roadmap) yang telah disusun direksi sebelumnya. Lanjut dia peta jalan tersebut akan diakselarasikan dengan perkembangan yang ada.
"Tentu program yang sudah bagus akan kita teruskan. Yang perlu pembenahan akan kita lakukan akselarasi untuk bisa mencapai dan memberikan manfaat yang maksimal kepada para pekerja," katanya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (23/2/2016).
Menurutnya dana peserta yang semakin besar di BPJS Ketenagakerjaan menjadi tantangan tersendiri untuk pihaknya. Dia juga menekankan BPJS Ketenagakerjaan dengan semakin meningkatnya dana, maka harus inovatif memberikan inovasi baru agar memberikan manfaat maksimal kepada seluruh peserta.
Tak hanya itu, mantan petinggi CIMB Niaga ini juga tidak hanya menggiring BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan manfaat bagi para peserta, namun lebih jauh manfaatnya untuk pertumbuhan ekonomi nasional.
"Di samping itu tidak hanya memberikan manfaat kepada para peserta, tapi juga memberikan efek yang positif kepada pertumbuhan ekonomi nasional. Itu yang akan kita rumuskan sama-sama dengan direksi yang ada. Kebetulan saat ini kita baru hari ini ketemu," tutur dia.
Apalagi, tambahnya, BPJS Ketenagakerjaan kini telah berubah wajah dari sebelumnya berorientasi pada keuntungan (profit oriented) kini berorientasi pada pelayanan (non profit). "Tentunya kami akan fokus kepada pelayanan. Tidak hanya itu, tapi juga manfaat kepada peserta juga akan jadi prioritas kami. Strategi seperti apa nanti detailnya akan kami sampaikan," pungkasnya.
Dia mengatakan, untuk memastikan seluruh peserta menikmati layanan dengan baik, tim baru di BPJS Ketenagakerjaan ini akan berkonsolidasi dan melihat peta jalan (roadmap) yang telah disusun direksi sebelumnya. Lanjut dia peta jalan tersebut akan diakselarasikan dengan perkembangan yang ada.
"Tentu program yang sudah bagus akan kita teruskan. Yang perlu pembenahan akan kita lakukan akselarasi untuk bisa mencapai dan memberikan manfaat yang maksimal kepada para pekerja," katanya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (23/2/2016).
Menurutnya dana peserta yang semakin besar di BPJS Ketenagakerjaan menjadi tantangan tersendiri untuk pihaknya. Dia juga menekankan BPJS Ketenagakerjaan dengan semakin meningkatnya dana, maka harus inovatif memberikan inovasi baru agar memberikan manfaat maksimal kepada seluruh peserta.
Tak hanya itu, mantan petinggi CIMB Niaga ini juga tidak hanya menggiring BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan manfaat bagi para peserta, namun lebih jauh manfaatnya untuk pertumbuhan ekonomi nasional.
"Di samping itu tidak hanya memberikan manfaat kepada para peserta, tapi juga memberikan efek yang positif kepada pertumbuhan ekonomi nasional. Itu yang akan kita rumuskan sama-sama dengan direksi yang ada. Kebetulan saat ini kita baru hari ini ketemu," tutur dia.
Apalagi, tambahnya, BPJS Ketenagakerjaan kini telah berubah wajah dari sebelumnya berorientasi pada keuntungan (profit oriented) kini berorientasi pada pelayanan (non profit). "Tentunya kami akan fokus kepada pelayanan. Tidak hanya itu, tapi juga manfaat kepada peserta juga akan jadi prioritas kami. Strategi seperti apa nanti detailnya akan kami sampaikan," pungkasnya.
(akr)
Lihat Juga :