Poundsterling Masih Lesu, Rupiah Berakhir Naik Tipis

Rabu, 24 Februari 2016 - 17:09 WIB
Poundsterling Masih...
Poundsterling Masih Lesu, Rupiah Berakhir Naik Tipis
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada sore hari ini berakhir menguat tipis dari penutupan sebelumnya. Penguatan ini di tengah melemahnya mata uang Inggris, poundsterling terhadap USD.

Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah berada pada level Rp13.410/USD, dengan kisaran harian Rp13.395-Rp13.460/USD. Posisi tersebut menguat 20 poin dari posisi kemarin di level Rp13.430/USD.

Sementara, berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas berada pada level Rp13.415/USD. Posisi itu jauh lebih baik dari posisi kemarin yang berakhir di level Rp13.445/USD.

Data Bloomberg menunjukkan, rupiah berada pada level Rp13.411/USD. Posisi itu masih membaik sebesar 16 poin dari penutupan sebelumnya di level Rp13.427/USD.

Sementara, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.446/USD. Posisi ini melemah dari posisi sebelumnya di posisi Rp13.397/USD.

Seperti dikutip dari Reuters hari ini, mata uang Inggris poundsterling masih terus melemah terhadap USD tanpa henti hingga di bawah USD1,40, pertama kalinya sejak krisis keuangan 2009, karena investor khawatir Inggris keluar dari Uni Eropa.

Di samping itu, euro terhadap yen juga jatuh ke level terendah dalam tiga tahun ke level 123,04. Sementara USD juga turun terhadap yen ke posisi 111,63.

Poundsterling jatuh hampi 3% dalam beberapa hari terakhir dan menjadi pekan terburuk dalam enam tahun terahir. Euro yang juga cenderung untuk tampil lebih baik pada saat risk aversion dalam beberapa bulan terakhir tidak mampu mengikuti jejas yang sama seperti yen. Bahkan, euro terhadap USD jatuh ke level 1,1012.

"Euro juga terseret turun sedikit oleh kekhawatiran Uni Eropa, jadi jika Anda sedang mencari tempat aman, mungkin lebih tepat memilih yen," kata ahli strategi mata uang Rabobank Jane Foley.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
5 jam yang lalu
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
5 jam yang lalu
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
5 jam yang lalu
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
5 jam yang lalu
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
6 jam yang lalu
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
6 jam yang lalu
Infografis
Jadwal MotoGP Mandalika...
Jadwal MotoGP Mandalika 2025, Mampukah Marc Marquez Naik Podium?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved