Wall Street Reli Berkat Kenaikan Harga Minyak
Kamis, 25 Februari 2016 - 08:38 WIB
Wall Street Reli Berkat Kenaikan Harga Minyak
A
A
A
NEW YORK - Indeks saham Amerika Serikat, Wall Street pada perdagangan kemarin ditutup menguat setelah harga minyak dunia naik dan mengurangi kekhawatiran para investor terhadap perusahaan-perusahaan energi.
Seperti dikutip dari Reuters, Kamis (25/2/2016), Indeks Dow Jones Industrial Average naik 53,21 poin atau 0,32% ke level 16.484,99, Indeks S&P 500 naik 8,53 poin atau 0,44% ke level 1.929,8, dan Nasdaq Composite bertambah 39,02 poin atau 0,87% ke posisi 4.542,61.
Sembilan dari 10 sektor Indeks S&P naik. Di mana sektor energi terlihat naik 0,9%, mengurangi kerugian selama 2016 menjadi 27% setelah harha minyak mentah AS naik hampir 1%.
Harga minyak mentah mendekati posisi terendah pada 2003 dan membuat pendapatan perusahaan menurun. Kondisi ini pun diperparah dengan adanya kekhawatiran atas melambatnya ekonomi global dan menciptakan turbulensi pada Wall Street yang membuat Indeka S&P 500 melemah hampir 6% sejak awal tahun ini.
Tiga indeks utama bergerak lebih tinggi menjelang akhir hari setelah diperdagangkan jauh di dalam wilayah negatif.
Saham Facebook (FB.O) naik 1,34% dan Apple (AAPL.O) melonjak 1,49%. Kekhawatiran tentang penjualan iPhone membuat saham Apple turun 19% dalam tiga bulan terakhir.
Setelah Wall Street ditutup, Indeks Salesforce.com (CRM.N) melonjak 6% setelah hasil kuartal keempat mengurangi kekhawatiran perlambatan.
Saham Ford (F.N) menurun 2,74% dan General Motors (GM.N) merosot 1,84% setelah Credit Suisse mengatakan saat ini waktu yang tidak baik untuk memiliki saham auto.
Seperti dikutip dari Reuters, Kamis (25/2/2016), Indeks Dow Jones Industrial Average naik 53,21 poin atau 0,32% ke level 16.484,99, Indeks S&P 500 naik 8,53 poin atau 0,44% ke level 1.929,8, dan Nasdaq Composite bertambah 39,02 poin atau 0,87% ke posisi 4.542,61.
Sembilan dari 10 sektor Indeks S&P naik. Di mana sektor energi terlihat naik 0,9%, mengurangi kerugian selama 2016 menjadi 27% setelah harha minyak mentah AS naik hampir 1%.
Harga minyak mentah mendekati posisi terendah pada 2003 dan membuat pendapatan perusahaan menurun. Kondisi ini pun diperparah dengan adanya kekhawatiran atas melambatnya ekonomi global dan menciptakan turbulensi pada Wall Street yang membuat Indeka S&P 500 melemah hampir 6% sejak awal tahun ini.
Tiga indeks utama bergerak lebih tinggi menjelang akhir hari setelah diperdagangkan jauh di dalam wilayah negatif.
Saham Facebook (FB.O) naik 1,34% dan Apple (AAPL.O) melonjak 1,49%. Kekhawatiran tentang penjualan iPhone membuat saham Apple turun 19% dalam tiga bulan terakhir.
Setelah Wall Street ditutup, Indeks Salesforce.com (CRM.N) melonjak 6% setelah hasil kuartal keempat mengurangi kekhawatiran perlambatan.
Saham Ford (F.N) menurun 2,74% dan General Motors (GM.N) merosot 1,84% setelah Credit Suisse mengatakan saat ini waktu yang tidak baik untuk memiliki saham auto.
(dmd)
Lihat Juga :