Industri Kedapatan Masih Gunakan Elpiji 3 Kg

Kamis, 25 Februari 2016 - 19:01 WIB
Industri Kedapatan Masih...
Industri Kedapatan Masih Gunakan Elpiji 3 Kg
A A A
PEKALONGAN - Sektor Industri masih kedapatan menggunakan gas LPG ukuran 3 kilogram yang sebenarnya hanya diperuntukkan untuk rumah tangga. Hal ini diungkapkan oleh Wakil Walikota Pekalongan, Saelany Machfud, saat melakukan sidak di SPBE Karya Niagara Mas Kelurahan Gamer, Kota Pekalongan.

Dia menerangkan baru mengetahui adanya industri di Kota Pekalongan yang menggunakan tabung gas LPG ukuran 3 kilogram. Padahal tabung gas LPG ukuran 3 kilogram tersebut peruntukannya bagi warga kurang mampu. "Saya baru tahu dari Pertamina, bahwa ternyata ada industri yang menggunakan LPG 3 kg. Padahal ini kan tidak boleh," jelasnya, Kamis (25/2/2016).

Pihaknya mengaku akan melakukan identifikasi terkait hal itu. Bahkan, dia menekankan bakal memperingatkan usaha kecil menengah (UKM) maupun industri besar yang nekat menggunakan gas LPG ukuran 3 kilogram.

"Nanti kami akan melakukan pendekatan secara persuasif kepada industri tersebut, untuk tidak menggunakan LPG 3Kg. Sebab, LPG ukuran 3 kg hanya diperuntukan bagi warga kurang mampu. Pembinaan dululah, semua kan warga Pekalongan, barangkali juga saya dipilih oleh mereka juga, oleh sebab itu dengan cara pembinaan," ujarnya.

Sementara itu Kabag Perekonomian Kota Pekalongan, Setyo Susilo, mengatakan, usaha mikro yang bisa menggunakan LPG 3 kg yakni yang asetnya Rp 50 juta. Nilai aset itu diluar tanah dan bangunan. "Dan omsetnya maksimal Rp 300juta, dibawah itu bisa (menggunakan LPG 3 kg). Diatas itu tidak boleh gunakan LPG 3 kg, dan harus menggunakan non subsidi," jelasnya

Sales Representative Gas Dommestik (Gasdom) Regional IV Pertamina Jateng, Zia Ardhi, mengatakan, kuota LPG ukuran 3 kilogram untuk Kota Pekalongan tahun 2016 mencapai 4.217.000 tabung. Jumlahnya naik sekitar 15 persen dibanding tahun sebelumnya. "Selama tidak ada hal teknis seperti bencana alam, kuota itu cukup," ujarnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran...
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran Beli LPG 3 Kg Pakai KTP
Harga Gas Elpiji Non...
Harga Gas Elpiji Non Subsidi di Maros Naik Rp15 Ribu
Tata Kelola Elpiji Sarat...
Tata Kelola Elpiji Sarat Penyelewengan
LPG Non Subsidi Naik,...
LPG Non Subsidi Naik, Waspadai Eksodus Penggunaan ke LPG 3 Kg
Istana Pastikan Warung...
Istana Pastikan Warung Kelontong Bisa Kembali Jual Gas LPG 3 Kg Hari Ini
Dirut Pertamina: Sekali...
Dirut Pertamina: Sekali Nenteng LPG 3 Kg, Nikmati Subsidi Rp33.750
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
3 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
3 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
4 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
4 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
5 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
5 jam yang lalu
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved