IHSG Akhir Pekan Berhasil Meroket Ikuti Bursa Saham Asia
Jum'at, 26 Februari 2016 - 16:33 WIB
IHSG Akhir Pekan Berhasil Meroket Ikuti Bursa Saham Asia
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini ditutup berhasil meroket hingga 74,83 poin atau 1,61% ke level 4.733,15 seiring dengan menguatnya bursa saham Asia.
Pada pembukaan perdagangan tadi pagi bursa saham Tanah Air menguat 37,57 poin atau 0,81% ke level 4.695,89 dan pada sesi I IHSG menguat 47,41 poin atau 1,02% ke 4.705,73. Sementara, pada perdagangan kemarin ditutup menguat tipis hanya 0,60 poin atau 0,01% ke level 4.658,32.
Seperti dilansir dari Reuters sore hari ini, saham Asia berhasil menjaga keuntungan atau naik terpengaruh oleh pertemuan para pemimpin keuangan dunia yang tergabung dan G20.
Dalam pertemuan G20, Kepala Bank Sentral China Zhou Xiaochuan mengatakan, Beijing masih memiliki ruang dan alat untuk mendukung perekonomian terbesar kedua di dunia.
Namun, Menteri Keuangan Jerman Wolfgang Schaeuble langusng menyatakan bahwa ruang untuk kebijakan moneter dan fiskal global dan menyerukan reformasi struktural yang lebih.
Reaksi di pasar saham sangat berhati-hati. Saham Shanghai terlihat naik. Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,8%. Sementara Korea Selatan naik 0,2%, Jepang Nikkei N225 juga naik.
Adapun, Indeks Nikkei N225 hari ini ditutup menguat 48,07 poin atau 0,30% ke level 16,188,41, Indeks Hang Seng berakhir melonjak 475,40 poin atau 2,52% ke level 19.364,15, Indeks Shanghai juga naik 25,96 poin atau 0,95% ke level 2.767,21, dan Indeks Strait Times juga melonjak 45,01 poin atau 1,73% ke level 2.648,41.
Sementara, sektor saham di perdagangan Tanah Air hari ini hampir semuanya berakhir positif. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah sektor aneka industri naik 4,87%, disusul sektor pertambangan yang naik 3,04%. Sementara, sektor yang melemah terdalam hanya sektor perkebunan yang turun 0,92%.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp5,17 triliun dengan 4,10 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp152,92 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp2,18 triliun dan aksi beli Rp2,34 triliun. Tercatat 181 saham menguat, 107 saham melemah dan 99 saham stagnan.
Adapun saham-saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp1.575 menjadi Rp63.375, PT Astra International Tbk (ASII) naik Rp325 menjadi Rp6.750, dan PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG) naik Rp125 menjadi Rp6.500.
Saham-saham yang melemah di antaranya PT Surya Toto Indonesia Tbk (TOTO) turun Rp75 menjadi Rp6.650, PT Darya-Varia Laboratoria Tbk (DVLA) turun Rp50 menjadi Rp1.250, dan PT Bukaka Teknik Utama Tbk (BUKK) turun Rp45 menjadi Rp585.
Pada pembukaan perdagangan tadi pagi bursa saham Tanah Air menguat 37,57 poin atau 0,81% ke level 4.695,89 dan pada sesi I IHSG menguat 47,41 poin atau 1,02% ke 4.705,73. Sementara, pada perdagangan kemarin ditutup menguat tipis hanya 0,60 poin atau 0,01% ke level 4.658,32.
Seperti dilansir dari Reuters sore hari ini, saham Asia berhasil menjaga keuntungan atau naik terpengaruh oleh pertemuan para pemimpin keuangan dunia yang tergabung dan G20.
Dalam pertemuan G20, Kepala Bank Sentral China Zhou Xiaochuan mengatakan, Beijing masih memiliki ruang dan alat untuk mendukung perekonomian terbesar kedua di dunia.
Namun, Menteri Keuangan Jerman Wolfgang Schaeuble langusng menyatakan bahwa ruang untuk kebijakan moneter dan fiskal global dan menyerukan reformasi struktural yang lebih.
Reaksi di pasar saham sangat berhati-hati. Saham Shanghai terlihat naik. Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,8%. Sementara Korea Selatan naik 0,2%, Jepang Nikkei N225 juga naik.
Adapun, Indeks Nikkei N225 hari ini ditutup menguat 48,07 poin atau 0,30% ke level 16,188,41, Indeks Hang Seng berakhir melonjak 475,40 poin atau 2,52% ke level 19.364,15, Indeks Shanghai juga naik 25,96 poin atau 0,95% ke level 2.767,21, dan Indeks Strait Times juga melonjak 45,01 poin atau 1,73% ke level 2.648,41.
Sementara, sektor saham di perdagangan Tanah Air hari ini hampir semuanya berakhir positif. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah sektor aneka industri naik 4,87%, disusul sektor pertambangan yang naik 3,04%. Sementara, sektor yang melemah terdalam hanya sektor perkebunan yang turun 0,92%.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp5,17 triliun dengan 4,10 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp152,92 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp2,18 triliun dan aksi beli Rp2,34 triliun. Tercatat 181 saham menguat, 107 saham melemah dan 99 saham stagnan.
Adapun saham-saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp1.575 menjadi Rp63.375, PT Astra International Tbk (ASII) naik Rp325 menjadi Rp6.750, dan PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG) naik Rp125 menjadi Rp6.500.
Saham-saham yang melemah di antaranya PT Surya Toto Indonesia Tbk (TOTO) turun Rp75 menjadi Rp6.650, PT Darya-Varia Laboratoria Tbk (DVLA) turun Rp50 menjadi Rp1.250, dan PT Bukaka Teknik Utama Tbk (BUKK) turun Rp45 menjadi Rp585.
(izz)
Lihat Juga :