Inggris Jadi Kekuatan Pendukung RI Hadapi MEA

Minggu, 28 Februari 2016 - 13:20 WIB
Inggris Jadi Kekuatan...
Inggris Jadi Kekuatan Pendukung RI Hadapi MEA
A A A
JAKARTA - Inggris kini fokus untuk memperkuat hubungan bilateral perdagangan dan investasi dengan negara di Asia Tenggara, khususnya Indonesia. Hal tersebut disampaikan CEO Wardour and Oxford, Wempy Dyocta Koto.

Dia mengatakan, Inggris tercatat sebagai investor asing terbesar ketujuh di Indonesia sehingga bisa jadi kekuatan pendukung dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Total investasi Britania Raya sebesar USD424,93 juta pada pertengahan tahun lalu. Sementara, perdagangan bilateral Inggris dengan Indonesia pada periode Januari-November 2015 mencapai USD2,13 miliar.

"Kendati demikian, jumlahnya memang turun 8,62% dari tahun lalu pada periode yang sama,” ujarnya, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (28/2/2016).

Wempy menjelaskan, MEA menyimpan potensi besar bagi Indonesia untuk meningkatkan perekonomian negara. Karena itu, pemerintah harus bisa memanfaatkan peluang atas dukungan yang diberikan Inggris untuk Indonesia.

Para pengusaha Indonesia, kata dia berpeluang besar untuk memperluas usaha mereka ke Britania Raya. Sebab, Inggris membutuhkan dukungan sejumlah komoditas pangan dan yang lainnya untuk memenuhi kebutuhan hidup warganya.

"Seperti kopi, teh, rempah-rempah, kayu dan lain-lain. Namun, Indonesia tidak boleh kembali menggunakan cara lama untuk mengekspor komoditas-komoditas tersebut ke Inggris," pungkasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Transformasi Digital...
Transformasi Digital dan Keberlanjutan Kunci Pencapaian Target Cetak Biru MEA 2025
Gaet Mea Shahira, Eka...
Gaet Mea Shahira, Eka Winky Project Lahirkan Karya Baru
Jauh dari Resesi, Aktivitas...
Jauh dari Resesi, Aktivitas Ekonomi Indonesia Kuat dan Membaik
Indonesia Dipastikan...
Indonesia Dipastikan Masuk ke Dalam Jurang Resesi Ekonomi
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia
Ekonomi Indonesia Dibidik...
Ekonomi Indonesia Dibidik Tumbuh 5,4 Persen pada 2026
Berita Terkini
AKPY, BPDP dan Ditjenbun...
AKPY, BPDP dan Ditjenbun Sinergi Gelar Pelatihan Teknis 90 Pekebun Sawit
3 menit yang lalu
Kemnaker: Korban PHK...
Kemnaker: Korban PHK Tembus 43.000 Orang, Sektor Manufaktur Terbanyak
25 menit yang lalu
KTM Growth Forum 2026,...
KTM Growth Forum 2026, Bahas Kesiapan Talenta dan Suksesi Kepemimpinan
2 jam yang lalu
Kabar Buruk, Perusahaan...
Kabar Buruk, Perusahaan Rokok Raksasa Ini Bakal PHK 9.000 Karyawan
2 jam yang lalu
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Jadi Rp2,63 Juta per Gram Hari Ini
2 jam yang lalu
QuickPro Ajak Trader...
QuickPro Ajak Trader Emas Bangun Kemandirian Analisa
3 jam yang lalu
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved