Jabat Dirjen Pajak, Ken Dituntut Perbaiki Tax Ratio Indonesia

Selasa, 01 Maret 2016 - 16:24 WIB
Jabat Dirjen Pajak,...
Jabat Dirjen Pajak, Ken Dituntut Perbaiki Tax Ratio Indonesia
A A A
JAKARTA - Ken Dwijugeasteadi hari ini resmi menjabat sebagai Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak Kementerian Keuangan yang baru menggantikan Sigit Priadi Pramudito. Ken langsung dituntut memperbaiki rasio pajak (tax ratio) Indonesia yang saat ini masih di angka 11%.

Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro mengatakan, Ken harus mampu memastikan bahwa anggaran pemerintah dapat berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, yang pada akhirnya memperbaiki kesejahteraan rakyat. Sayangnya, saat ini rasio pajak di Indonesia masih di bawah standar ASEAN bahkan OECD.

"‎Jadi yang ingin saya tekankan, memang bapak ibu dituntut bekerja keras, bagaimanapun tax ratio 11% untuk negara seperti Indonesia ini sangat di bawah standar. Di bawah standar ASEAN apalagi OECD," katanya di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Selasa (1/3/2016).

Menurutnya, Ditjen Pajak Kemenkeu di bawah pimpinan Ken perlu mengupayakan agar dalam beberapa tahun ke depan tax ratio Indonesia minimal naik 2% hingga 3%. Artinya, tax ratio menuju 13% hingga 14%. "Artinya akan diterjemahkan ke dalam rupiahnya," imbuh dia.

Mantan Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kemenkeu ini mengapresiasi kinerja Ditjen Pajak Kemenkeu yang pada tahun lalu mencetak rekor fenomenal, dengan penerimaan pajak nonmigas melampaui Rp1.000 triliun. Namun, ‎tetap saja tax ratio masih di kisaran 11%.

"Jadi sekarang upayanya adalah tolong dilihat bagaimana tax ratio ditingkatkan, dari situ diterjemahkan ke dalam rupiahnya. Dengan terjemahan ke rupiah itu, maka saya harapkan dari kantor pusat, kanwil, sampai kantor itu tahu strategi apa yang harus dilakukan‎," tandasnya.

Baca juga:

Resmi Jabat Dirjen Pajak, Ken Dwijugiasteadi Diminta Tancap Gas
Menkeu Sebut Pajak Risiko Fiskal Terbesar Ekonomi RI
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ditjen Pajak Ungkap...
Ditjen Pajak Ungkap 59,3 Juta Wajib Pajak Sudah Padankan NIK Menjadi NPWP
Korupsi Ditjen Pajak,...
Korupsi Ditjen Pajak, Menkeu Bebas Tugaskan Pejabat Ditjen Pajak
Tiba di KPK, Kepala...
Tiba di KPK, Kepala Kantor Pajak Madya Jaktim Wahono Saputro Bungkam
Kanwil DJP Sulselbartra...
Kanwil DJP Sulselbartra Masifkan Kampanye Simpatik PPS
Kasus Suap Pajak, Ditjen...
Kasus Suap Pajak, Ditjen Imigrasi Cegah 2 ASN Ditjen Pajak
Raup Pajak Rp4,63 Triliun,...
Raup Pajak Rp4,63 Triliun, DJP Terus Jaring Pelaku Usaha Digital
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
4 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
4 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
5 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
5 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
6 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
6 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved