Program Tukar Minyak Jelantah Berlanjut, PPN Tebar Insentif Saldo
Selasa, 14 Januari 2025 - 22:49 WIB
loading...
Pertamina Patra Niaga menawarkan beragam keuntungan bagi masyarakat untuk berpartisipasi pada program Green Movement UCO. FOTO/Ist
A
A
A
JAKARTA - Program Green Movement UCO yang telah diluncurkan sejak 21 Desember 2024 berhasil mengumpulkan 1.162 liter minyak jelantah (used cooking oil/UCO) di 6 titik UCOllect Box dan di sejumlah SPBU dan rumah sakit IHC Pertamina. Keberhasilan ini mendorong Pertamina Patra Niaga ( PPN ) untuk memperluas program guna memudahkan masyarakat berpartisipasi mengelola limbah minyak jelantah.
"Program ini merupakan adaptasi kami untuk implementasi ekonomi sirkular dimana UCO yang selama ini menjadi limbah rumah tangga, setelah dikumpulkan akan kami bawa ke anak perusahaan Pertamina Group untuk diolah menjadi biofuel seperti HVO (hydro treated vegetable oil) dan SAF (sustainable aviation fuel)," ungkap Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Heppy Wulansari dalam keterangan pers, Senin (13/1/2025).
Baca Juga: Ubah Minyak Jelantah Jadi Rupiah, Cek Program Pertamina Patra Niaga Ini
Heppy menambahkan, program Green Movement UCO ini tidak hanya mengurangi limbah rumah tangga, tapi juga menjadi langkah nyata dalam menerapkan prinsip ekonomi sirkular, serta menjadi bagian dari solusi energi bersih yang lebih ramah lingkungan.
Menurut Heppy, program pengumpulan minyak jelantah yang dilakukan oleh perusahaan hilir migas kini telah menjadi tren global dalam mendukung transisi energi bersih. Di Indonesia sendiri, lanjut dia, konsumsi minyak goreng di sektor rumah tangga mencapai 2,66 juta ton per tahun. Insiasi Green Movement UCO ini dapat membawa Indonesia sejalan dengan tren global yang terbukti efektif mendukung pengelolaan limbah UCO dan mempercepat transisi energi bersih serta mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.
"Program ini merupakan adaptasi kami untuk implementasi ekonomi sirkular dimana UCO yang selama ini menjadi limbah rumah tangga, setelah dikumpulkan akan kami bawa ke anak perusahaan Pertamina Group untuk diolah menjadi biofuel seperti HVO (hydro treated vegetable oil) dan SAF (sustainable aviation fuel)," ungkap Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Heppy Wulansari dalam keterangan pers, Senin (13/1/2025).
Baca Juga: Ubah Minyak Jelantah Jadi Rupiah, Cek Program Pertamina Patra Niaga Ini
Heppy menambahkan, program Green Movement UCO ini tidak hanya mengurangi limbah rumah tangga, tapi juga menjadi langkah nyata dalam menerapkan prinsip ekonomi sirkular, serta menjadi bagian dari solusi energi bersih yang lebih ramah lingkungan.
Menurut Heppy, program pengumpulan minyak jelantah yang dilakukan oleh perusahaan hilir migas kini telah menjadi tren global dalam mendukung transisi energi bersih. Di Indonesia sendiri, lanjut dia, konsumsi minyak goreng di sektor rumah tangga mencapai 2,66 juta ton per tahun. Insiasi Green Movement UCO ini dapat membawa Indonesia sejalan dengan tren global yang terbukti efektif mendukung pengelolaan limbah UCO dan mempercepat transisi energi bersih serta mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.
Lihat Juga :