Alasan Bambang Tunjuk Ken Dwijugiasteadi sebagai Dirjen Pajak

Rabu, 02 Maret 2016 - 06:01 WIB
Alasan Bambang Tunjuk...
Alasan Bambang Tunjuk Ken Dwijugiasteadi sebagai Dirjen Pajak
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro mengungkapkan alasan dipilihnya Ken Dwijugiasteadi sebagai direktur jenderal pajak Kementerian Keuangan karena mampu mencetak rekor baru raihan pajak. Di mana penerimaan pajak nonmigas menembus angka Rp1.000 triliun.

Selain itu, Ken dinilai memiliki jam terbang yang panjang di Ditjen Pajak Kemenkeu. Ken pernah menjadi eselon 1, staf ahli, hingga pelaksana tugas (Plt) Dirjen Pajak pasca Sigit Priadi Pramudito mengundurkan diri.

"Karena beliau sudah eselon I, sudah staf ahli. Kemarin sudah jadi Plt dan waktu Desember itu bulan berat. Dan paling tidak (Ken) bisa menjaga defisit kita tidak lompat terlalu jauh," ujarnya di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Selasa (1/3/2016).

Di sisi lain, dipilihnya Ken sebagai dirjen pajak banyak menimbulkan pertanyaan. Apalagi, proses pemilihan berlangsung tertutup tidak seperti sebelumnya.

Menanggapi hal tersebut, Bambang membantah jika proses pemilihan berlangsung tertutup. Menurutnya, mutasi ataupun rotasi pejabat eselon I merupakan hal yang biasa terjadi di kementerian. Sehingga, tidak heran jika Ken dipilih menjadi Dirjen Pajak.

"Tertutup soalnya kamu enggak pernah lihat ke dalem. Ini kan mutasi, eselon I kan biasa. Ya, saya mutusin. Atasan Pak Ken siapa? Makanya saya milih. Kalau mutasi kan boleh, sudah eselon I kemarin," tandasnya.

Baca juga:

Jabat Dirjen Pajak, Ken Dituntut Perbaiki Tax Ratio Indonesia

Menkeu Tantang Ken Dwijugeasteadi Tingkatkan Pajak Pribadi

Resmi Jabat Dirjen Pajak, Ken Dwijugiasteadi Diminta Tancap Gas
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kasus Suap Pajak, Ditjen...
Kasus Suap Pajak, Ditjen Imigrasi Cegah 2 ASN Ditjen Pajak
Viral Pegawai Pajak...
Viral Pegawai Pajak Lakukan KDRT, DJP: Sudah Ditangani Polisi
Penjelasan Ditjen Pajak...
Penjelasan Ditjen Pajak Soal Pengenaan Bea Meterai Rp10.000
Tingkatkan Transparansi,...
Tingkatkan Transparansi, PLN-Ditjen Pajak Integrasi Data Perpajakan
Didakwa Terima Suap...
Didakwa Terima Suap Rp57 Miliar, 2 Eks Pejabat Ditjen Pajak Divonis Hari Ini
Perkuat Sistem Perpajakan,...
Perkuat Sistem Perpajakan, Ditjen Pajak Gandeng LG CNS dan Deloitte Consulting
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
5 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
5 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
6 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
7 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
7 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
8 jam yang lalu
Infografis
Indonesia Demam Pajak,...
Indonesia Demam Pajak, 5 Negara Ini Bebas Pajak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved