IHSG dan Bursa Asia Dibuka Kembali Menguat
Kamis, 03 Maret 2016 - 09:19 WIB
IHSG dan Bursa Asia Dibuka Kembali Menguat
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini dibuka kembali menguat melanjutkan kenaikan pada penutupan kemarin. Kenaikan ini seiring dengan menguatnya bursa saham Asia dan IHSG hari ini menguat 12,87 poin atau 0,27% ke level 4.849,06.
Sementara, IHSG pada perdagangan kemarin ditutup berhasil menguat tinggi hingga 1,18% atau 56,21 poin ke level 4.836,20, ikuti jejak penguatan bursa saham Asia.
Seperti dikutip dari Reuters hari ini, berusaha untuk tetap naik berturut-turut dalam tiga hari, karena data pekerja AS optimis dan keutnungan pada berbagai komoditas telah merangsang selera risiko global.
Terutama harga minyak yang mengabaikan catatan tingginya stok minyak AS, karena investor lebih memilih untuk fokus pada rencana OPEC untuk membekukan produksi. Pada Kamis pagi ini, harga minyak AS naik 3 sen menjadi USD34,68 per barel setelah brent berakhir 25 sen lebih tinggi menjadi USD37,06 per barel.
Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,4%. Kenaikan ini akan mencapai kenaikan dalam tujuh pekan, setelah kemarin juga melonjak cukup tinggi hingga 2,6%.
Harga saham tembaga dan bijih besi yang tinggi membantu indeks Australia naik 0,5% menjadi yang tertinggi dalam lebih dari sebulan. Sementara, Indeks Jepang N225 naik 0,3% setelah sebelumnya melompat 4%.
Sektor saham hari ini mayoritas berada di jalur hijau. Sektor yang menguat paling tinggi adalah sektor infrastruktur yang menguat 0,73%. Sementara, sektor yang melemah terdalam adalah sektor konsumer yang turun 0,20%.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp267 miliar dengan 166 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp77,54 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp92,58 miliar dan aksi beli Rp170,13 miliar. Tercatat 111 saham menguat, 16 melemah, dan 53 stagnan.
Beberapa saham-saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp450 menjadi Rp65.000, PT Matahari Department Store Tbk (LPF) naik Rp300 menjadi Rp17.950, dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) naik Rp175 menjadi Rp7.450.
Sementara saham-saham yang menurun di antaranya PT PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) turun Rp250 menjadi Rp47.550, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) turun Rp200 menjadi Rp19.975, dan PT Tri Polyta Indonesia Tbk (TPIA) turun Rp100 menjadi Rp3.400.
Sementara, IHSG pada perdagangan kemarin ditutup berhasil menguat tinggi hingga 1,18% atau 56,21 poin ke level 4.836,20, ikuti jejak penguatan bursa saham Asia.
Seperti dikutip dari Reuters hari ini, berusaha untuk tetap naik berturut-turut dalam tiga hari, karena data pekerja AS optimis dan keutnungan pada berbagai komoditas telah merangsang selera risiko global.
Terutama harga minyak yang mengabaikan catatan tingginya stok minyak AS, karena investor lebih memilih untuk fokus pada rencana OPEC untuk membekukan produksi. Pada Kamis pagi ini, harga minyak AS naik 3 sen menjadi USD34,68 per barel setelah brent berakhir 25 sen lebih tinggi menjadi USD37,06 per barel.
Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,4%. Kenaikan ini akan mencapai kenaikan dalam tujuh pekan, setelah kemarin juga melonjak cukup tinggi hingga 2,6%.
Harga saham tembaga dan bijih besi yang tinggi membantu indeks Australia naik 0,5% menjadi yang tertinggi dalam lebih dari sebulan. Sementara, Indeks Jepang N225 naik 0,3% setelah sebelumnya melompat 4%.
Sektor saham hari ini mayoritas berada di jalur hijau. Sektor yang menguat paling tinggi adalah sektor infrastruktur yang menguat 0,73%. Sementara, sektor yang melemah terdalam adalah sektor konsumer yang turun 0,20%.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp267 miliar dengan 166 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp77,54 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp92,58 miliar dan aksi beli Rp170,13 miliar. Tercatat 111 saham menguat, 16 melemah, dan 53 stagnan.
Beberapa saham-saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp450 menjadi Rp65.000, PT Matahari Department Store Tbk (LPF) naik Rp300 menjadi Rp17.950, dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) naik Rp175 menjadi Rp7.450.
Sementara saham-saham yang menurun di antaranya PT PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) turun Rp250 menjadi Rp47.550, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) turun Rp200 menjadi Rp19.975, dan PT Tri Polyta Indonesia Tbk (TPIA) turun Rp100 menjadi Rp3.400.
(izz)
Lihat Juga :