Astra Life Bukukan Peningkatan Aset 44%

Kamis, 03 Maret 2016 - 20:35 WIB
Astra Life Bukukan Peningkatan...
Astra Life Bukukan Peningkatan Aset 44%
A A A
MAGELANG - PT Astra Aviva Life membukukan peningkatan aset sebesar Rp1,9 triliun pada Desember 2015, dibandingkan akhir 2014 sebesar Rp1,3 triliun atau meningkat 44%. Di tengah tantangan ekonomi yang semakin besar, Presiden Direktur Astra Life, Philip C Willcock mengaku optimistis menghadapi tahun ini.

"Kami sangat ambisius dalam bisnis asuransi karena Indonesia punya pasar yang bagus, apalagi kelas menengah terus meningkat. Target kami menjadi lima perusahaan asuransi terbesar di Indonesia dalam sepuluh tahun," ujarnya, dalam kegiatan bersama jurnalis di Magelang, Jawa Tengah, Kamis (3/3/2016).

Mengacu pada data Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), saat penetrasi sektor asuransi dalam negeri yang masih rendah berada di angka 2,4%. Philip menatap optimistis untuk 2016 menjadi tahun kedua buat Astra Life.

Baca: Sukses Tahun Pertama, Astra Aviva Life Cetak Premi Rp1,36 T

"Didukung fundamental yang kuat, prospek industri asuransi jiwa di Indonesia terlihat cerah dan berada di jalur yang tepat untuk terus tumbuh secara berkesinambungan," lanjutnya.

Sementara itu, guna mempertahankan kinerja perseroan, Wakil Presiden Direktur Astra Life, Auddie A Wiranata menerangkan akan terus melihat peluang-peluang baru. Astra Life akan terus mengoptimalkan dan mengembangkan saluran distribusi untuk memberikan produk serta layanan yang beragam.

"2015 cukup menghabiskan banyak waktu membangun company yang kuat agar bisnis ini bisa menjadi proteksi untuk jutaan masyarakat Indonesia. Kami akan terus berkembang bersamaan dengan awarness yang semakin baik untuk memberikan perlindungan buat keluarga," tandasnya
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
1.500 Buruh Bakal Geruduk...
1.500 Buruh Bakal Geruduk Kemenkeu Desak Penghapusan Pajak JHT, Ini 4 Tuntutan Utama
18 menit yang lalu
SYAFIF 2026 di Banjarmasin,...
SYAFIF 2026 di Banjarmasin, Prudential Syariah Gencarkan Literasi Keuangan
1 jam yang lalu
Pasar Mulai Cemas, Mata...
Pasar Mulai Cemas, Mata Uang Rupee India Kehabisan Napas justru Saat Dolar AS Lemah
1 jam yang lalu
Cadangan Devisa Indonesia...
Cadangan Devisa Indonesia per Juni 2026 Naik jadi USD145,6 Miliar
2 jam yang lalu
Istana Sebut Tarif Listrik...
Istana Sebut Tarif Listrik Harusnya Naik, tapi Daya Beli Jadi Prioritas
3 jam yang lalu
Harga Emas Lebih Murah,...
Harga Emas Lebih Murah, Hari Ini Turun Rp15 Ribu jadi Rp2.655.000 per Gram
3 jam yang lalu
Infografis
Alasan AS Tembak Balon...
Alasan AS Tembak Balon China dengan Aset Tempur Mahal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved