Terkait Korupsi, DPR Nilai Wajar Pelindo II Ganti Lima Komisaris

Jum'at, 04 Maret 2016 - 03:17 WIB
Terkait Korupsi, DPR...
Terkait Korupsi, DPR Nilai Wajar Pelindo II Ganti Lima Komisaris
A A A
JAKARTA - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menilai wajar PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II mengganti hingga lima komisaris. Pasalnya, perusahaan tersebut terkait kasus korupsi.

Anggota Komisi VI DPR RI Azam Azman Natawijana menyatakan, berdasarkan hasil panitia kerja (panja) untuk kasus Pelindo II mengharuskan perusahaan mencopot direksi dan komisaris yang diduga tersangkut korupsi. (Baca: Politisi Partai Demokrat Jabat Komisaris Pelindo II)

"Padahal hasil pansus, panja minta kepada menteri BUMN berhentikan direksi dan komisaris yang terlibat, kan kasus JICT sudah dinyatakan melanggar peraturan perundang-undangan," ujarnya, lewat sambungan telepon kepada Sindonews di Jakarta, Kamis (3/3/2016).

Menurut Azam, jika diduga semua komisaris terseret kasus korupsi maka kalau bisa semua jajaran dewan komisaris diberhentikan.

"Kalau kena semua, diberhentikan semua. Enggak masalah ganti lima komisaris asal profesional, kompetensi, yang normal salah satu komisaris disisakan, tidak semua dirombak untuk berikan informasi ke komisaris yang baru," katanya.

Sehingga, lanjut dia, sisa komisaris yang lama di perusahaan pelat merah tersebut dapat menjadi penghubung antara Pelindo II dengan komisaris baru. (Baca: Perombakan Besar-besaran, Pelindo II Ganti Lima Komisaris)

"Mungkin dua orang lama di jajaran komisaris jadi penghubung. Jadi sebetulnya selama komisaris jangan menyimpang dari peraturan Undang-undang komisaris enggak ada masalah," tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, ‎Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II RJ Lino sebagai tersangka terkait kasus pengadaan Quay Container Crane (QCC) di Pelindo II pada tahun anggaran 2010.

Dalam perkara itu, Lino diduga melakukan penyalahgunaan wewenang sebagai dirut Pelindo II terkait proyek pengadaan QCC dengan maksud memperkaya diri atau koorporasi.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pelindo Regional 2 Sukses...
Pelindo Regional 2 Sukses Layani 119 Ribu Penumpang di H-2 Lebaran
Operasional Tanjung...
Operasional Tanjung Priok Tetap Aman Terkendali, Pelindo Pastikan Operasional Pelabuhan Berjalan Normal
Pelindo II Tunda IPO...
Pelindo II Tunda IPO dan Akuisisi Pelabuhan Asing
Erick Thohir Rombak...
Erick Thohir Rombak Direksi Pelindo I hingga IV, Ada Apa?
Banyak SDM Kurang Tahan...
Banyak SDM Kurang Tahan Tekanan di Dunia Kerja, Ini Penyebabnya
Bos Pelindo II Blak-blakan...
Bos Pelindo II Blak-blakan Soal Merger, Bakal Banyak PHK?
Berita Terkini
Gaikindo Minta Stimulus...
Gaikindo Minta Stimulus Semua Jenis Kendaraan, Tak Hanya Mobil Listrik
7 menit yang lalu
Transformasi Digital...
Transformasi Digital Kepabeanan, 1.600 Pengguna Jasa Ikuti Sosialisasi Dokap Online Bea Cukai Priok
39 menit yang lalu
IHSG Dibuka Melemah...
IHSG Dibuka Melemah Tipis ke Level 5.640 Pagi Ini
1 jam yang lalu
Donald Trump Raup Rp25...
Donald Trump Raup Rp25 Triliun dari Bisnis Kripto, Lampaui Pendapatan Properti yang Dibangun Puluhan Tahun
1 jam yang lalu
Emisi Global Meningkat,...
Emisi Global Meningkat, Pembiayaan Iklim Justru Seret
2 jam yang lalu
Dukung Sekolah Nyaman,...
Dukung Sekolah Nyaman, Pegadaian Praya Edukasi Siswa Siapkan Masa Depan Lewat Emas
3 jam yang lalu
Infografis
Intelijen Lima Mata...
Intelijen Lima Mata Tuduh China Sembunyikan Data Terkait COVID-19
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved