Harga Minyak Dunia Terus Bergerak Naik
Jum'at, 04 Maret 2016 - 08:30 WIB
Harga Minyak Dunia Terus Bergerak Naik
A
A
A
NEW YORK - Harga minyak dunia kembali naik setelah tiga hari berturut-turut mengalami kenaikan di tengah rencana OPEC untuk membekukan produksi. Beberapa analis mengatakan, pasar telah meningkat terlalu banyak dan terlalu cepat dari posisi terendah dalam 12 tahun.
Seperti dikutip dari Reuters, Jumat (4/3/2016), harga minyak brent ditutup naik 14 sen menjadi 37,07 per barel. Brent telah meningkat hampir USD2 sejak penutupan Jumat kemarin, dengan sebagian besar terakumulasi dalam dua hari pertama.
Sementara, harga minyak mentah Amerika Serikat (AS) naik 11 sen menjadi USD34,68 per barel pada pukul 00.19 GMT, setelah menetap 9 sen pada sesi sebelumnya di level USD34,57.
Harga minyak AS memang sedikit lebih rendah dan brent lebih tinggi setelah data dari penyedia intelijen pasar Genscape disarankan persediaan pada pengiriman hub Cushing, Oklahoma naik 1,1 juta barel menjadi 68.700.000 selama sepekan sampai 1 Maret.
Pemerintah AS telah melaporkan bahw astok minyak di Cushing pada Rabu naik ke rekor tertinggi dari 66.300.000 barel pekan lalu. Stok minyak mentah AS secara keseluruhan naik 10,4 juta barel pekan lalu.
"Kami berharap minyak mentah untuk menelusuri kembali pada kisaran USD30 per barel," kata Vikas Dwivedi, analis di Macquarie Capital.
Dia menambahkan, terlalu dini jika harga minyak dunia dibilang rebound. Dalam dua bulan harga minyak brent dan AS meningkat lebih dari 30% dari posisi terendah 12 tahun antara USD26 dan USD27.
Kenaikan harga minyak didorong oleh janji dari Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dengan produsen minyak utama lainnya untuk membekukan produksi. Beberapa anggota OPEC berencana untuk bertemu produsen minyak lainnya di Rusia sekitar 20 Maret untuk pembicaraan baru terkait pembekuan produksi.
Seperti dikutip dari Reuters, Jumat (4/3/2016), harga minyak brent ditutup naik 14 sen menjadi 37,07 per barel. Brent telah meningkat hampir USD2 sejak penutupan Jumat kemarin, dengan sebagian besar terakumulasi dalam dua hari pertama.
Sementara, harga minyak mentah Amerika Serikat (AS) naik 11 sen menjadi USD34,68 per barel pada pukul 00.19 GMT, setelah menetap 9 sen pada sesi sebelumnya di level USD34,57.
Harga minyak AS memang sedikit lebih rendah dan brent lebih tinggi setelah data dari penyedia intelijen pasar Genscape disarankan persediaan pada pengiriman hub Cushing, Oklahoma naik 1,1 juta barel menjadi 68.700.000 selama sepekan sampai 1 Maret.
Pemerintah AS telah melaporkan bahw astok minyak di Cushing pada Rabu naik ke rekor tertinggi dari 66.300.000 barel pekan lalu. Stok minyak mentah AS secara keseluruhan naik 10,4 juta barel pekan lalu.
"Kami berharap minyak mentah untuk menelusuri kembali pada kisaran USD30 per barel," kata Vikas Dwivedi, analis di Macquarie Capital.
Dia menambahkan, terlalu dini jika harga minyak dunia dibilang rebound. Dalam dua bulan harga minyak brent dan AS meningkat lebih dari 30% dari posisi terendah 12 tahun antara USD26 dan USD27.
Kenaikan harga minyak didorong oleh janji dari Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dengan produsen minyak utama lainnya untuk membekukan produksi. Beberapa anggota OPEC berencana untuk bertemu produsen minyak lainnya di Rusia sekitar 20 Maret untuk pembicaraan baru terkait pembekuan produksi.
(izz)
Lihat Juga :