Emas Dunia Turun Tipis, Harga Emas Antam Malah Naik

Jum'at, 04 Maret 2016 - 08:55 WIB
Emas Dunia Turun Tipis,...
Emas Dunia Turun Tipis, Harga Emas Antam Malah Naik
A A A
JAKARTA - Harga jual dan beli kembali (buyback) emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan hari ini, Jumat (4/3/2016) kembali naik melanjutkan penguatan sebelumnya. Kenaikan ini di tengah turunnya harganya emas dunia meski masih terlihat menguat.

Dilansir dari situs Logammulia.com hari ini, harga jual emas Antam naik Rp4.000 menjadi Rp574.000/gram dari sebelumnya Rp570.000/gram dan harga buyback emas Antam juga naik Rp4.000 menjadi Rp525.000/gram dari sebelumnya Rp521.000/gram.

Emas ukuran 2 gram dibanderol Rp1.108.000, dengan harga per gram Rp554.000. Harga emas 3 gram dipatok Rp1.644.000 dengan harga Rp548.000/gram. Harga emas 4 gram senilai Rp2.180.000 dengan harga per gram Rp545.000.

Selain itu, harga jual emas 5 gram ditetapkan Rp2.725.000 dengan harga per gram Rp545.000. Harga emas 10 gram dijual Rp5.400.000, dengan harga per gram Rp540.000.

Harga emas 25 gram Rp13.425.000 dengan harga per gram Rp537.000. Harga emas 50 gram sebesar Rp26.800.000, dengan harga per gram Rp536.000. Kemudian, harga emas 100 gram sebesar Rp53.550.000, dengan harga per gram Rp535.500.

Harga emas 250 gram mencapai Rp133.750.000, dengan harga per gram Rp535.000, dan harga emas ukuran 500 gram dihargai Rp267.300.000 dengan harga per gram Rp534.600.

Dilansir Reuters, harga emas dunia turun dari sesi sebelumnya meski tidak jauh dari posisi tertinggi dalam 13 bulan terakhir. Investor sekarang tengah menunggu laporan data nonfarm payrolls AS.

Harga emas di pasar spot tercatat turun 0,3% menjadi USD1.259,50 per ons pada pukul 00.32 GMT, setelah sesi kemarin naik hampir 2% di level USD1.267,06 per ons, terkuat sejak 6 Februari 2015. Logam ini telah naik 3% untuk pekan ini dan hampir naik 20% selama tahun ini dan menjadi salah satu komoditas yang kuat.

Sementara, harga emas AS untuk pengiriman April naik 0,2% menjadi USD1.260,50 per ons. Data nonfarm payrolls yang mencakup data pekerjaan diperkirkan meningkat 190 ribu pada bulan lalu setelah pada Januari juga meningkat 151 ribu, menurut jajak pendapatn ekonom Reuters.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pandemi Covid-19 Tak...
Pandemi Covid-19 Tak Pengaruhi Minat Masyarakat Berinvestasi Emas
Harga Emas Antam Kembali...
Harga Emas Antam Kembali Meroket, Tembus Rp2,65 Juta per Gram
Harli Siregar: 109 Ton...
Harli Siregar: 109 Ton Emas Antam Asli tapi Ilegal
Harga Emas Terus Meroket...
Harga Emas Terus Meroket Usai Libur Lebaran
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Tembus Rp 14.000
Harga Emas Antam Tembus...
Harga Emas Antam Tembus Rp1 Juta
Berita Terkini
Dasco: InsyaAllah Pemadaman...
Dasco: InsyaAllah Pemadaman Listrik Tak Terjadi Lagi Pekan Ini
1 jam yang lalu
Wamenhub Sebut Potensi...
Wamenhub Sebut Potensi Penerimaan Negara Lewat PT DSI Bisa Tembus Rp2.671 Triliun
1 jam yang lalu
Pegadaian Gelar Khitanan...
Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026, Langkah Riil Peduli Sesama Berbasis ESG
2 jam yang lalu
IHSG Siang Anjlok 1,29%...
IHSG Siang Anjlok 1,29% ke 6.037, Sektor Keuangan dan Energi Jadi Pemberat
2 jam yang lalu
Komut Pertamina Mochamad...
Komut Pertamina Mochamad Iriawan: Investasi Terbaik Bangsa pada Manusia
3 jam yang lalu
Uang Beredar di Mei...
Uang Beredar di Mei 2026 Capai Rp10.415,9 Triliun, BI: Tumbuh 10,8 Persen
3 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved