USD Defensif, Rupiah Makin Bersinar di Level Rp13.150/USD

Jum'at, 04 Maret 2016 - 10:05 WIB
USD Defensif, Rupiah...
USD Defensif, Rupiah Makin Bersinar di Level Rp13.150/USD
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada pembukaan hari ini semakin perkasa, setelah beberapa hari sebelumnya terlihat menguat. Penguatan rupiah hari ini di tengah defensifnya USD terhadap yen dan euro.

Data Bloomberg, rupiah dibuka berada di level Rp13.152/USD. Posisi itu terlihat semakin menguat dibanding penutupan hari kemarin yang berada di level Rp13.232/USD.

Posisi rupiah berdasarkan data Yahoo Finance semakin membaik terhadap USD atau dibuka di level Rp13.180/USD dan pada pukul 09.50 WIB terus menguat ke level Rp13.165/USD. Posisi ini jauh lebih baik dibanding penutupan kemarin yang berada di level Rp13.202/USD.

Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.159/USD. Posisi ini jauh membaik dari posisi sebelumnya di posisi Rp13.260/USD.

Sementara, berdasarkan dara Sindonews bersumber dari Limas, rupiah berada di level Rp13.170/USD. Posisi ini naik dari posisi penutupan kemarin yang berada di level Rp13.220/USD.

Dilansir Reuters hari ini, USD defensif terhadap beberapa yen dan euro setelah adanya ekspektasi bahwa Federal Reserve (The Fed) kemungkinan akan kembali menaikkan suku bunga.

Euro terhadap USD mendatar di level 1,0950, setelah sebelumnya sempat melonjak 0,8%. Sementara, USD terhadap yen juga terlihat tidak berubah di posisi 113,71.

Institute for Supply Management (ISM) mengatakan, indeks kerja AS turun menjadi 49,7 pada Februari dari 52,1 bulan sebelumnya. Ini merupakan kontraksi pertama dalam pekerjaan sektor jasa sejak Februari 2014.

Data nonfarm payrolls yang mencakup data pekerjaan diperkirkan meningkat 190 ribu pada bulan lalu setelah pada Januari juga meningkat 151 ribu, menurut jajak pendapatn ekonom Reuters.

"Ekspektasi kenaikan suku bunga turun secara signifikan bulan lalu, sehingga laporan pekerjaan yang kuat akan membantu USD," kata Shin Kadota, kepala Jepang strategi FX di Barclays di Tokyo.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Jaga HET MinyaKita di...
Jaga HET MinyaKita di Angka Rp15.700 per Liter, Istana Buka Suara
12 menit yang lalu
Indonesia, Swiss, dan...
Indonesia, Swiss, dan UNDP Luncurkan Fase Baru Transformasi Lanskap Berkelanjutan di Indonesia
8 jam yang lalu
Perkuat Layanan Digital...
Perkuat Layanan Digital melalui Care+, LGI Hadirkan Fitur Wellness
9 jam yang lalu
Pasokan Seret Batu Bara...
Pasokan Seret Batu Bara Picu Pemadaman Listrik, Legislator Soroti Lambannya Persetujuan RKAB
9 jam yang lalu
MyPertamina Gelar Program...
MyPertamina Gelar Program Pesta Bola, Tingkatkan Engagement melalui Ekosistem Digital
9 jam yang lalu
Dorong Ekonomi Desa...
Dorong Ekonomi Desa Binaan, Program Genera-Z Berbakti BCA Siap Masuki Fase Implementasi
10 jam yang lalu
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved