Bursa Asia Mixed, IHSG Dibuka di Jalur Hijau
Senin, 07 Maret 2016 - 09:19 WIB
Bursa Asia Mixed, IHSG Dibuka di Jalur Hijau
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan awal pekan dibuka kembali menguat meski tidak terlalu besar, melanjutkan tren kenaikan pada penutupan akhir pekan kemarin. IHSG hari ini menguat 10,39 poin atau 0,21% ke level 4.861,27, seiring variatifnya (mixed) bursa saham Asia.
Sementara, IHSG pada perdagangan kemarin ditutup berhasil menguat meski tidak terlalu tinggi, yakni naik 6,84 poin atau 0,14% ke level 4.850,88 seiring dengan menguatnya bursa saham Asia.
Seperti dikutip dari CNBC hari ini, saham Asia diperdagangkan mixed, dengan pasar Jepang jatuh lebih dalam dari pasar regional. Di mana Indeks Nikkei N225 turun 0,52% pada awla perdagangan, di tengak mendatarnya Indeks Korea Selatan, Kospi.
Di Australia, S&P/ASX 200 terlihat 0,88% didorong oleh keuntungan sektor energi, material, dan sektor keuangan, yang masing-masing naik 3,21%, 3,1% dan 0,74%.
Di sisi lain, seperti dikutip Reuters, Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,5%. Bahkan, Indeks MSCI untuk pasar sahamdunia juga mencapai puncak tertinggi dalam dua bulan, atau kenaikan mingguan terbesar sejak Oktober.
Adapun Indeks Hang Seng naik 150.28 poin atau 0,74% ke level 20.326,98, Indeks Shanghai naik 32,46 poin atau 1,13% ke posisi 2.906,60, dan Indeks Straits Times naik 0,26% poin atau 0,01% ke level 2.837,26.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp28 miliar dengan 9 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp5,25 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp12,32 miliar dan aksi beli Rp17,57 miliar. Tercatat 31 saham menguat, 9 melemah, dan 5 stagnan.
Beberapa saham-saham yang menguat di antaranya PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) naik Rp550 menjadi Rp45.750, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp300 menjadi Rp66.500, dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) naik Rp125 menjadi Rp11.500.
Sementara saham-saham yang menurun di antaranya PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) turun Rp275 menjadi Rp17.000, PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp50 menjadi Rp6.850, dan PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) turun Rp50 menjadi Rp108.900.
Sementara, IHSG pada perdagangan kemarin ditutup berhasil menguat meski tidak terlalu tinggi, yakni naik 6,84 poin atau 0,14% ke level 4.850,88 seiring dengan menguatnya bursa saham Asia.
Seperti dikutip dari CNBC hari ini, saham Asia diperdagangkan mixed, dengan pasar Jepang jatuh lebih dalam dari pasar regional. Di mana Indeks Nikkei N225 turun 0,52% pada awla perdagangan, di tengak mendatarnya Indeks Korea Selatan, Kospi.
Di Australia, S&P/ASX 200 terlihat 0,88% didorong oleh keuntungan sektor energi, material, dan sektor keuangan, yang masing-masing naik 3,21%, 3,1% dan 0,74%.
Di sisi lain, seperti dikutip Reuters, Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,5%. Bahkan, Indeks MSCI untuk pasar sahamdunia juga mencapai puncak tertinggi dalam dua bulan, atau kenaikan mingguan terbesar sejak Oktober.
Adapun Indeks Hang Seng naik 150.28 poin atau 0,74% ke level 20.326,98, Indeks Shanghai naik 32,46 poin atau 1,13% ke posisi 2.906,60, dan Indeks Straits Times naik 0,26% poin atau 0,01% ke level 2.837,26.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp28 miliar dengan 9 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp5,25 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp12,32 miliar dan aksi beli Rp17,57 miliar. Tercatat 31 saham menguat, 9 melemah, dan 5 stagnan.
Beberapa saham-saham yang menguat di antaranya PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) naik Rp550 menjadi Rp45.750, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp300 menjadi Rp66.500, dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) naik Rp125 menjadi Rp11.500.
Sementara saham-saham yang menurun di antaranya PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) turun Rp275 menjadi Rp17.000, PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp50 menjadi Rp6.850, dan PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) turun Rp50 menjadi Rp108.900.
(izz)
Lihat Juga :