Rupiah Masih Kuat, IHSG Siang Ini Terpeleset ke Zona Merah
Senin, 07 Maret 2016 - 12:31 WIB
Rupiah Masih Kuat, IHSG Siang Ini Terpeleset ke Zona Merah
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada sesi siang hari ini masih betah di zona positif meski sedikit melemah dari pembukaan tadi pagi, namun masih menguat dibanding penutupan akhir pekan kemarin. Penguatan rupiah siang ini di tengah melorotnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Posisi rupiah menurut data Yahoo Finance siang ini ada di level Rp13.060/USD dengan kisaran harian Rp13.005-Rp13.060/USD. Posisi tersebut menguat 71 poin dari penutupan sebelumnya pada posisi Rp13.131/USD.
(Baca: Rupiah Makin Perkasa Dekati Rp12.000/USD, Dolar Australia Loyo)
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah siang tercatat ada pada posisi Rp13.056/USD. Posisi tersebut masih tetap menguat tinggi dari penutupan sebelumnya di level Rp13.130/USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah menutup siang hari ini pada level Rp13.065/USD, masih membaik atau naik 70 poin dari posisi kemarin di level Rp13.135/USD.
Sementara, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.029/USD. Posisi ini jauh membaik dari posisi sebelumnya di posisi Rp13.159/USD.
Di sisi lain, IHSG sesi I mampir di zona merah setelah tadi pagi dibuka menguat tipis. IHSG siang ini berkurang 4,28 poin atau 0,09% ke level 4.846,60. Pada pembukaan perdagangan tadi pagi bursa saham Tanah Air tercatat dibuka menguat 10,39 poin atau 0,21% ke level 4.861,27. Dan pada perdagangan kemarin ditutup berhasil menguat 6,84 poin atau 0,14% ke level 4.850,88.
(Baca: Bursa Asia Mixed, IHSG Dibuka di Jalur Hijau)
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,72 triliun dengan 2,94 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp277,27 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp948,53 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp1,22 triliun. Tercatat 181 saham menguat, 88 melemah dan 96 stagnan.
Beberapa saham-saham yang menguat di antaranya PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk (ABDA), PT Gudang Garam Tbk (GGRM), dan PT XL Axiata Tbk (EXCL). Sementara, saham-saham yang melemah di antaranya, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), PT Matahari Department Store Tbk (LPPF), dan PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk (MREI).
Posisi rupiah menurut data Yahoo Finance siang ini ada di level Rp13.060/USD dengan kisaran harian Rp13.005-Rp13.060/USD. Posisi tersebut menguat 71 poin dari penutupan sebelumnya pada posisi Rp13.131/USD.
(Baca: Rupiah Makin Perkasa Dekati Rp12.000/USD, Dolar Australia Loyo)
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah siang tercatat ada pada posisi Rp13.056/USD. Posisi tersebut masih tetap menguat tinggi dari penutupan sebelumnya di level Rp13.130/USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah menutup siang hari ini pada level Rp13.065/USD, masih membaik atau naik 70 poin dari posisi kemarin di level Rp13.135/USD.
Sementara, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.029/USD. Posisi ini jauh membaik dari posisi sebelumnya di posisi Rp13.159/USD.
Di sisi lain, IHSG sesi I mampir di zona merah setelah tadi pagi dibuka menguat tipis. IHSG siang ini berkurang 4,28 poin atau 0,09% ke level 4.846,60. Pada pembukaan perdagangan tadi pagi bursa saham Tanah Air tercatat dibuka menguat 10,39 poin atau 0,21% ke level 4.861,27. Dan pada perdagangan kemarin ditutup berhasil menguat 6,84 poin atau 0,14% ke level 4.850,88.
(Baca: Bursa Asia Mixed, IHSG Dibuka di Jalur Hijau)
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,72 triliun dengan 2,94 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp277,27 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp948,53 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp1,22 triliun. Tercatat 181 saham menguat, 88 melemah dan 96 stagnan.
Beberapa saham-saham yang menguat di antaranya PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk (ABDA), PT Gudang Garam Tbk (GGRM), dan PT XL Axiata Tbk (EXCL). Sementara, saham-saham yang melemah di antaranya, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), PT Matahari Department Store Tbk (LPPF), dan PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk (MREI).
(izz)