Harga Beras Naik, 82% Masyarakat Indonesia Menangis

Kamis, 17 Maret 2016 - 01:07 WIB
Harga Beras Naik, 82%...
Harga Beras Naik, 82% Masyarakat Indonesia Menangis
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian, Darmin Nasution mengemukakan, sumber dari tingginya tingkat kemiskinan dan ketimpangan pendapatan di Indonesia adalah harga pangan, khususnya komoditas beras. Pasalnya, jika harga beras naik maka 82% masyarakat Indonesia akan menangis.

Dia mengatakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam rapat kabinet terbatas telah menekankan bahwa berkaitan dengan harga beras tersebut perlu ada keseimbangan antara upaya melindungi konsumen dan upaya menjaga kepentingan konsumen. Sebab, dari sekitar 250 juta penduduk di Tanah Air yang berprofesi sebagai petani hanya sekitar 18%.

"Menurut Bapak Presiden, petani padi itu kira-kira 18% dari penduduk kita. Kalau harga padi naik, mereka akan lebih gembira. Tapi sisanya, 82% boleh jadi malah menangis. Karena buat dia harga yang tinggi merugikan dia," ujarnya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (16/3/2016).

Karena itu, sambung mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) ini, pemerintah harus memperhatikan keduanya. Perhatian tersebut tidak dengan mendorong harga padi naik setinggi-tingginya dan kemudian pada akhirnya merugikan konsumen. "Pemerintah harus memperhatikan dua-duanya," jelasnya.

Darmin menambahkan, sumber tingginya tingkat kemiskinan di Tanah Air berikutnya adalah perlambatan pertumbuhan ekonomi global yang pada akhirnya berimbas pada perdagangan global menurun. Kemudian pada akhirnya, perlambatan tersebut berdampak pada penduduk Indonesia yang mengandalkan komoditas seperti pertambangan dan perkebunan yang kini mengalami perlambatan.

"Itu kemudian memukul harga produk pertambangan dan perkebunan kita. Dan, itu membuat penghasilan banyak penduduk kita terpukul karena harganya jatuh," pungkasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jual Beras Bulog di...
Jual Beras Bulog di Atas Rp9.400 per Kg Bakal Dipidana
Harga Beras Meroket,...
Harga Beras Meroket, Berpotensi Munculkan Kaum Miskin Baru
Waspada, Harga Beras...
Waspada, Harga Beras Diprediksi Nanjak Terus hingga Akhir Tahun
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Beras Termahal di Dunia, Indonesia Masuk?
Duh! Harga Beras Dunia...
Duh! Harga Beras Dunia Dekati Level Tertinggi dalam 15 Tahun
Harga Beras Premium...
Harga Beras Premium di Madina Sumut Tembus Rp20.000 per Kg
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
2 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
2 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
3 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
3 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
3 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
3 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved