Dubes Inggris Yakin Ekonomi RI Bisa Tembus Top 10 Dunia

Kamis, 17 Maret 2016 - 11:57 WIB
Dubes Inggris Yakin...
Dubes Inggris Yakin Ekonomi RI Bisa Tembus Top 10 Dunia
A A A
JAKARTA - Duta Besar (Dubes) Inggris untuk Indonesia Moazzam Malik meyakini Indonesia memiliki potensi sangat besar untuk menjadi negara dengan tingkat perekonomian sangat tinggi. Bahkan, dia mempercayai Indonesia bisa masuk jajaran top 10 negara dengan tingkat perekonomian paling besar pada 2030.

"Indonesia sudah menjadi negara perekonomian terbesar ke-16 di dunia. Sampai 2030 menurut beberapa laporan, Indonesia pasti akan menjadi negara yang punya perekonomian top ten. Tapi apakah bisa sampai peringkat 6, 7 atau 8? Jawabannya tergantung hasil kebijakan pemerintah Jokowi," katanya di Hotel Le Meredien, Jakarta, Kamis (17/3/2016).

Dia menuturkan, untuk mewujudkan Indonesia sebagai negara dengan tingkat perekonomian kelas dunia, pemerintah perlu fokus membabat habis hal yang menurunkan daya saing Indonesia serta menghambat iklim investasi di Tanah Air.

"‎Dalam diskusi dengan pengusaha, sebenarnya permintaannya sama. Semua percaya potensi Indonesia sangat besar. Tapi ada beberapa hambatan yang harus diatasi," imbuhnya.

Moazzam menyebutkan, hambatan pertama yang perlu diatasi pemerintah adalah terkait regulasi dan birokrasi berbelit. Kalangan dunia usaha selalu mengeluhkan soal pengurusan perizinan yang berbelit, mulai dari izin investasi, izin lingkungan, ataupun izin gangguan.

"‎Permintaannya sama jika bisa more consistent dan more transparan, we can accelarate investment. Regulasi yang bagus itu simpel, konsisten, dan transparan. Komplennya adalah kurang transparan regulasi di Indonesia. Itu permintaan para pebisnis," tutur dia.

Kedua, pembangunan infrastruktur perlu digenjot pemerintah agar ongkos logistik yang harus dikeluarkan pengusaha menjadi lebih kecil. Apalagi, biaya logistik di Tanah Air menjadi yang paling mahal dibanding negara lain.

"Aspirasi pengusaha itu ingin melihat infrastruktur yang bagus. Tingkat logistik di Indonesia tinggi sekali. Infrastruktur akan mengatasi suatu hambatan yang besar. Jadi kita selalu dapat pesan yang sama yaitu regulasi dan infrastruktur," tandasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Membaca Ketahanan Ekonomi...
Membaca Ketahanan Ekonomi RI dalam Dinamika Global Kuartal III 2025
Indonesia Butuh Rp47.587,3...
Indonesia Butuh Rp47.587,3 Triliun untuk Pertumbuhan Ekonomi 8%
Bahaya! Deflasi Hantam...
Bahaya! Deflasi Hantam Ekonomi RI 5 Bulan Beruntun
Prabowo Sering Diejek...
Prabowo Sering Diejek karena Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 8%
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Dorong Industri Event...
Dorong Industri Event untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Berita Terkini
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
20 menit yang lalu
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
1 jam yang lalu
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
10 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
10 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
10 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
10 jam yang lalu
Infografis
10 Pemakaman Pemimpin...
10 Pemakaman Pemimpin Dunia yang Dihadiri Jutaan Rakyat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved