Bursa Asia Mixed, IHSG Dibuka Melemah

Senin, 21 Maret 2016 - 09:15 WIB
Bursa Asia Mixed, IHSG...
Bursa Asia Mixed, IHSG Dibuka Melemah
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini dibuka di jalur merah alias berkurang 11,21 poin atau 0,23% ke level 4.874,50 seiring variatifnya bursa saham Asia.

Sementara, IHSG pada perdagangan akhir pekan kemarin ditutup menguat tipis 0,02 poin atau 0,00% ke level 4.885,71 ketika bursa Jepang memerah sendiri di tengah menguatnya mayoritas bursa saham Asia.

Seperti dikutip dari CNBC hari ini, pasar Asia diperdagangkan mixed (variatif), dengan beberapa analis memprediksi pekan ini cukup tenang menjelang tidak adanya data ekonomi utama dari AS dan China.

Indeks Kospi naik 0,44%, dan indeks di Australia ASX 200 turun 0,21%. Indeks acuan Australia dibebani oleh kerugian dalam sub index energi yang turun 1,32% dan sub indeks keuangan lebih rendah 0,49%.

Di Jepang, Indeks Nikkei 225 yang turun 1,25% pada Jumat kemarin di level 16.724,81, ditutup untuk libur publik. Indeks berada di bawah tekanan akhir pekan lalu, menyusul kekuatan baru dalam yen terhadap USD. Di mana USD/yen diperdagangkan turun 0,17% ke level 111,36, setelah pada Jumat berada di level 111,55.

Sektor saham hari ini bergerak variatif. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah aneka industri yang naik 1,34%. Sementara, saham yang melemah terdalam adalah konsumer yang melemah 1,21%.

Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp26 triliun dengan 8 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp1,30 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp15,57 miliar dan aksi beli Rp16,88 miliar. Tercatat 14 saham menguat, 16 saham melemah dan 14 saham stagnan.

Beberapa saham-saham yang menguat di antaranya PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) naik Rp125 menjadi Rp7.000, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) naik Rp25 Menjadi Rp6.700, dan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) naik Rp35 menjadi Rp1.795.

Sementara, saham-saham yang menurun di antaranya PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) turun Rp1.300 menjadi Rp100.500, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) turun Rp475 menjadi Rp2.200, dan PT Uniliver Indonesia Tbk (UNVR) turun Rp450 menjadi Rp44.000.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
IHSG Sulit Tembus Level...
IHSG Sulit Tembus Level 6.400, Ini Penyebabnya
266 Saham Terkulai,...
266 Saham Terkulai, IHSG Ditutup Anjlok 32,47 poin ke 6.277
233 Saham Melemah, IHSG...
233 Saham Melemah, IHSG Ditutup Turun ke Level 6.324
Terkoreksi Lagi, IHSG...
Terkoreksi Lagi, IHSG Ditutup Turun 14,56 Poin ke Level 6.309
Ada Potensi Koreksi,...
Ada Potensi Koreksi, IHSG Diprediksi Kembali Melemah Hari Ini
IHSG Diprediksi Menghijau,...
IHSG Diprediksi Menghijau, Berikut Rekomendasi Saham Hari Ini
Berita Terkini
IHSG Masih Perkasa,...
IHSG Masih Perkasa, Hari Ini Dibuka Menanjak Naik 0,67% ke level 6.273.
1 jam yang lalu
Bappenas Petakan Kekayaan...
Bappenas Petakan Kekayaan Hayati Indonesia untuk Pembangunan Berkelanjuran
1 jam yang lalu
Kilau Emas Meredup,...
Kilau Emas Meredup, Turun 9 Ribu Sentuh Level Rp2.601.000/Gram
1 jam yang lalu
Tabungan Kelas Menengah...
Tabungan Kelas Menengah Melambat, LPS Menyoroti Anomali Melejitnya Simpanan di Atas Rp5 Miliar
2 jam yang lalu
AS Kembali Picu Perang...
AS Kembali Picu Perang Dagang, Kali Ini Kanada Bakal Dihantam Tarif 50%
3 jam yang lalu
Saat Infrastruktur,...
Saat Infrastruktur, Fasilitas, dan Komunitas Tumbuh Bersama dalam Satu Kawasan
12 jam yang lalu
Infografis
23 Pemain Timnas Indonesia...
23 Pemain Timnas Indonesia U-17 Proyeksi Piala Asia U17 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved