89.000 Jaringan Gas Rumah Tangga Ditarget Terpasang Tahun Ini

Senin, 21 Maret 2016 - 15:16 WIB
89.000 Jaringan Gas...
89.000 Jaringan Gas Rumah Tangga Ditarget Terpasang Tahun Ini
A A A
PRABUMULIH - Pemerintah menargetkan 89.000 jaringan gas sambungan rumah tangga terakses tahun ini senilai Rp1,18 triliun menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2016. Infrastruktur gas tersebut tersebar di enam wilayah diantaranya Prabumulih, Balikpapan, Tarakan, Batam, Surabaya dan Cilegon.

Direktur Jenderal Migas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), I Gusti Nyoman Wiratmadja Puja merinci tahun ini akan di bangun 89.000 jaringan gas sambungan rumah tangga tersebar di enam wilayah salah satunya di Prabumulih. Lanjut dia pembangunan jaringan gas rumah tangga bekerjasama dengan Pertagas dan PGN baik dalam distribusi dan penyediaan instalasi penyaluran gas.

"PGN dan Pertagas mendapat masing-masing tiga bagian wilayah. Semua mendapat andil bersama-sama membangun infrastruktur gas," kata dia di Prabumulih, Sumatera Selatan, Senin (21/3/2016).

Dia menjabarkan, Pertagas diberi tugas membangun jaringan gas rumah tangga di Prabumulih (32.000 Sambungan Rumah Tangga/SR), Cilegon (4.066 SR) dan Balikpapan (3.849 SR) sedangkan PGN mendapat jatah di Tarakan (21.000 SR), Surabaya (24.000 SR) dan Batam (4.000 SR).

"Tahun 2017 akan ada jaringan gas rumah tangga 200.000 sambungan rumah tangga. Yang sudah terdata 197.400 sambingan rumah tangga dan kurangnya sedang kita cari," jelasnya.

Direktur Utama Pertagas Hendra Jaya mengatakan, siap mengemban amanah membangun City Gas di Prabumulih. Dijelaskan alokasi gas diperoleh dari Pertamina EP sedangkan pipanisasi dan pengelolaan dilakukan oleh Pertagas dan Pertagas Niaga.

"Selain dana APBN, Pertagas juga investasi untuk 2.626 sambungan rumah tangga di Prabumulih. Tahun ini total sambungan rumah tangga sejumlah 39.300 di Prabumulih," ujar dia.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kontrak Pembangunan...
Kontrak Pembangunan Jargas Tahap III Sebanyak 44.461 SR Diteken
PGN Siagakan Satgas...
PGN Siagakan Satgas Nataru 2025, Pastikan Pelayanan Terbaik Penyaluran Gas Bumi
Subholding Gas Pertamina...
Subholding Gas Pertamina Siap Uji Coba Angkut LNG Pakai Kereta Api Tahun Ini
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan LPG, PGN Kejar 1 Juta Sambungan di 2025
Kontrak Pembangunan...
Kontrak Pembangunan Jargas Tahap II Rp137,13 Miliar Diteken
Jaringan Gas Bumi Jadi...
Jaringan Gas Bumi Jadi Pemantik Ekonomi Industri Kecil di Bumi Majapahit
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
4 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
4 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
4 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
5 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
5 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
6 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Terbaru TKA SMA/SMK/MA...
Jadwal Terbaru TKA SMA/SMK/MA Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved