DPR Nilai Pemerintah Tidak Konsisten Soal Blok Masela

Jum'at, 25 Maret 2016 - 16:22 WIB
DPR Nilai Pemerintah...
DPR Nilai Pemerintah Tidak Konsisten Soal Blok Masela
A A A
JAKARTA - Dewan perwakilan Rakyat (DPR) mempertanyakan keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait pembangunan kilang di Blok Masela dengan skema pipanisasi di darat atau onshore.

"Terkait Blok Masela, bagi saya pribadi menyimpan pertanyaan besar. Bukankah kesepakatan awal off shore? Hanya karena ada temuan akhir cadangan yang lebih besar sehingga investor wajib menyampaikan PoD baru sesuai data terakhir," kata Ketua Komisi VII DPR Gus Irawan Pasaribu saat dihubungi, Sabtu (25/3/2016).

(Baca: Jokowi Akhirnya Putuskan Kilang Blok Masela Dibangun di Darat)

Dia juga mempertanyakan perhitungan berbeda dan saling bertentangan. Di mana skema off shore lebih murah dan onshore dinilai lebih mahal. "Bukankah ini akan berdampak bagi kepercayaan investor. Siapa yang bermain dan siapa yang diuntungkan?" katanya.

Gus Irawan berharap, keputusan Blok Masela dibuat untuk kepentingan masyarakat. Namun, di sisi lain juga jangan sampai keputusan pemerintah akhirnya membingungkan investor. (Baca: Jokowi Pilih Saran Rizal Ramli, Ini Reaksi Sudirman Said)

"Pasti ketidakkonsitenan sikap pemerintah akan berdampak pada kepercayaan investor. Pandangan saya sekalian saja tarik kembali dan serahkan kepada BUMN kita, itu baru sesuai amanah UUD 1945 pasal 33," tandas dia.

Baca Juga:

Jokowi Pilih Kilang Darat, Menteri ESDM Pastikan Blok Masela Molor
Pengusaha Lokal Diminta Tak Hanya Jadi Penonton Blok Masela
Hipmi Kaget Jokowi Ambil Keputusan Cepat Soal Blok Masela
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Minim Pengalaman, Kemampuan...
Minim Pengalaman, Kemampuan Inpex Kembangkan Blok Masela Diragukan
Proses Akuisisi Rampung,...
Proses Akuisisi Rampung, Pertamina dan Petronas Siap Sedot Gas di Blok Masela
Shell Akhirnya Lepas...
Shell Akhirnya Lepas Blok Masela ke Pertamina Jauh di Bawah Rp14,8 Triliun
Shell Cabut dari Proyek...
Shell Cabut dari Proyek Blok Masela, Inpex Resmi Cari Mitra Baru
Proyek Blok Masela Ikut...
Proyek Blok Masela Ikut Terganggu Imbas Covid-19
Shell Belum Mundur dari...
Shell Belum Mundur dari Blok Masella, Masih Hitung-hitungan
Berita Terkini
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
42 menit yang lalu
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
10 jam yang lalu
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
11 jam yang lalu
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
11 jam yang lalu
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
12 jam yang lalu
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
12 jam yang lalu
Infografis
Keterbatasan Strategis...
Keterbatasan Strategis USS Abraham Lincoln: Si ’Benteng Terapung’ yang Tidak Kebal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved