Layanan Perlu Ditingkatkan, Tiket Bandara Adisutjipto Belum Naik

Jum'at, 25 Maret 2016 - 19:39 WIB
Layanan Perlu Ditingkatkan,...
Layanan Perlu Ditingkatkan, Tiket Bandara Adisutjipto Belum Naik
A A A
JAKARTA - PT Angkasa Pura I Bandara Adisutjipto belum akan menaikkan Passenger Service Charge (PSC) meskipun Bandara Ahmad Yani (Semarang) dan Bandara Adi Soemarmo (Solo) sudah menaikkan tiket masuk. Hal ini karena Bandara Adisutjipto belum bisa meningkatkan pelayanan.

General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Adisutjipto, Kol Pnb Agus Pandu Purnomo mengungkapkan pihaknya sudah mengusulkan kenaikan PSC pada tahun lalu. Namun, usulan tersebut belum disetujui Kementerian Perhubungan. “Wajar, karena kami belum bisa meningkatkan pelayanan,” ucapnya, Jumat (25/3/2016).

Menurut Agus, saat ini kenyamanan Bandara Adisutjipto belum ideal karena kapasitasnya kurang memadai. Kenaikan PSC terkait dengan peningkatan pelayanan dan berhubungan erat dengan kenyamanan penumpang. Tahun ini, Bandara Adisutjipto sudah ada upaya peningkatan pelayanan dengan menambah terminal B sehingga penumpang tidak sesak di Terminal A.

Ke depan, bandara juga akan memperluas Apron sehingga ada penambahan parking stain. Kemudian memperluas ruang tunggu bandara dari kapasitas 800 orang, menjadi 1.800 orang penumpang. Sehingga nanti akan menggeser ruangan untuk penumpang. “Kalau menurut penilaian Dirjen Perhubungan Udara sebenarnya sudah wajar kalau dinaikkan,” imbuhnya.

Saat ini, biaya PSC Bandara Adisutjipto sekitar Rp35.000, besaran tersebut sudah bertahan sekitar enam tahun terakhir.

Terkait kenaikan PSC, akan menolong pengelola bandara meningkatkan pemasukan. Saat ini pemasukan pengelola hanya berasal dari PSC dan penyewaan stan-stan atau kios-kios di bandara. Pemasukan dari pengaturan lalu lintas udara sudah dihentikan sejak diambil alih oleh Air Station.

“Ya, kita hanya dari itu saja penghasilannya. Tetapi biar bagaimanapun kami tetap memberikan layanan prima meskipun tidak ada kenaikan PSC,” tuturnya.

Hal senada disampaikan Quality dan Safety Manajer, Suwito. Dia menyebutkan, meskipun tahun ini tidak ada kenaikan PSC, tetapi pihaknya berupaya meningkatkan pelayanan. Selain pembukaan parking stain dan perluasan apron, pihaknya juga berencana membeli dua mobil golf. Dua mobil golf tersebut akan digunakan untuk membantu penumpang yang kesulitan menjangkau pesawat dengan jalan kaki.

“Kami juga akan buat kayak tangga berjalan di tengah-tengah ruang tunggu langsung ke dekat pesawat,” tuturnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Daftar Terbaru Bandara...
Daftar Terbaru Bandara Internasional di Indonesia: 17 Bandara Turun Kelas
Target Penyelesaian...
Target Penyelesaian Bandara Dhoho di Kediri pada Akhir Tahun 2023
Bikin Ngilu, Inilah...
Bikin Ngilu, Inilah 5 Bandara Paling Berbahaya di Dunia!
Warga Jogja Bakal Dapat...
Warga Jogja Bakal Dapat Kado HUT RI ke-76, Apa Itu?
Proyek Bandara Kediri...
Proyek Bandara Kediri Dimulai, Pemerintah Gandeng Gudang Garam
Berkat Digitalisasi,...
Berkat Digitalisasi, Bandara Soetta Naik Peringkat ke-35 Bandara Terbaik Dunia
Berita Terkini
Dulu Dijajah Belanda,...
Dulu Dijajah Belanda, Kini Digerus Impor? Mantan Menkeu Ungkap Jurus Jitu Cetak Ekonomi Tumbuh 8%
2 jam yang lalu
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
3 jam yang lalu
Asabri Dorong Transformasi...
Asabri Dorong Transformasi Layanan Berbasis ESG, Kepuasan Peserta Capai 96,03%
6 jam yang lalu
Distribusi BBM di Kota...
Distribusi BBM di Kota Medan Makin Lancar, Antrean di SPBU Mulai Normal
6 jam yang lalu
Jebakan Ilusi PDB, Mantan...
Jebakan Ilusi PDB, Mantan Menkeu Fuad Bawazier Ungkap Fakta di Balik Utang RI Rp8.000 Triliun
6 jam yang lalu
AKPY-BPDP Latih Pekebun...
AKPY-BPDP Latih Pekebun Sawit di Paser Tingkatkan Nilai Jual TBS
6 jam yang lalu
Infografis
6 Brigjen Naik Pangkat...
6 Brigjen Naik Pangkat Jadi Mayjen TNI usai Dapat Promosi Jabatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved