BUMN Bisa Ambil Blok Masela jika Inpex Mundur

Minggu, 27 Maret 2016 - 10:53 WIB
BUMN Bisa Ambil Blok...
BUMN Bisa Ambil Blok Masela jika Inpex Mundur
A A A
JAKARTA - Perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bisa mengambil alih pengelolaan Blok Masela jika Inpex Corporation mundur. Hal ini menyusul keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang memilih pengelolaan kilang abadi tersebut dilakukan di darat (onshore).Wakil Ketua Umum dan Koordinator Kadin, Andi Rukman Karumpa meminta agar proyek ini jangan sampai terhenti di tengah jalan sehingga diharapkan konsorsium BUMN bersiap melanjutkan pengelolaan tersebut. Selama ini dua investor Blok Masela, yakni Inpex dan Shell mengharapkan pembangunan kilang dengan cara offshore."Presiden Joko Widodo telah memutus pengelolaan Blok Masela dilakukan di darat. Atas keputusan itu, ditenggarai kontraktor asing Inpex Corporation Blok Masela akan mengundurkan diri," ujarnya, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (27/3/2016).Andi mengatakan, bila perusahaan Jepang tersebut mundur pihaknya mendorong agar pengelolaan lapangan migas Blok Masela di Maluku dikelola sendiri oleh negara. Hal ini akan berkontribusi besar bagi perekonomian negara.Dia menjelaskan, dengan pengelolaan patungan bersama investor asing maka pendapatan pemerintah sekitar USD40 miliar hingga USD51 miliar dan dapat menumbuhkan perekonomian sekitar USD126 miliar.Kendati demikian, Andi memperkirakan kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) Blok Masela, Inpex Corporation tetap akan mengelola proyek di Laut Arafura, Maluku tersebut. "Perusahaan Jepang itu telah mengalokasikan dana hingga USD2 miliar untuk persiapan eksplorasi ladang migas terbesar," pungkasnya.Baca juga:Inpex Akui Akan Lakukan Pengurangan Pekerja di Blok MaselaBlok Masela Pakai Kilang Darat, Shell-Inpex Diminta Hitung UlangDPR Nilai Pemerintah Tidak Konsisten Soal Blok Masela
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Minim Pengalaman, Kemampuan...
Minim Pengalaman, Kemampuan Inpex Kembangkan Blok Masela Diragukan
Proses Akuisisi Rampung,...
Proses Akuisisi Rampung, Pertamina dan Petronas Siap Sedot Gas di Blok Masela
Shell Akhirnya Lepas...
Shell Akhirnya Lepas Blok Masela ke Pertamina Jauh di Bawah Rp14,8 Triliun
Shell Cabut dari Proyek...
Shell Cabut dari Proyek Blok Masela, Inpex Resmi Cari Mitra Baru
Shell Belum Mundur dari...
Shell Belum Mundur dari Blok Masella, Masih Hitung-hitungan
Proyek Blok Masela Ikut...
Proyek Blok Masela Ikut Terganggu Imbas Covid-19
Berita Terkini
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp15.000 Jadi Rp2,64 Juta per Gram
1 jam yang lalu
IHSG Dibuka Menguat...
IHSG Dibuka Menguat ke 5.709 Pagi Ini, Mayoritas Sektor Bergerak Positif
1 jam yang lalu
Aset Kripto Rp18 Triliun...
Aset Kripto Rp18 Triliun Lenyap Diretas, AI Bisa Jadi Andalan Keamanan Baru
2 jam yang lalu
Prabowo Pangkas 1.000...
Prabowo Pangkas 1.000 BUMN Menjadi 250, Bagaimana Nasib Karyawan?
3 jam yang lalu
Pasokan Minyak Iran...
Pasokan Minyak Iran Kembali Banjiri Pasar Asia, Harga Minyak Dunia Anjlok 4%
3 jam yang lalu
RSM Indonesia Umumkan...
RSM Indonesia Umumkan Bergabungnya Mahendra Siregar sebagai Senior Advisor
12 jam yang lalu
Infografis
Waspada! 4 Makanan Ini...
Waspada! 4 Makanan Ini Bisa Picu Kesemutan di Tangan dan Kaki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved