Harga Geothermal Masih Tunggu Verifikasi BPKP

Kamis, 31 Maret 2016 - 12:02 WIB
Harga Geothermal Masih...
Harga Geothermal Masih Tunggu Verifikasi BPKP
A A A
LAHENDONG - Pemerintah diharapkan bisa menentukan harga khusus untuk energi panas bumi (geothermal energy) yang sedang diperdebatkan antara PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) ‎dan PT PLN (Persero). Saat ini, harga yang sedang dibahas dan menunggu verifikasi yakni, USD11 per kilowatt hour (kWh)

"Kita harapkan ada harga khusus untuk geothermal untuk jadi listrik sebesar USD11 per kWh. Badan Pemeriksa Keuangan Provinsi (BPKP) yang menetukan harga kelayakan ini. Kalau memang harga kelayakan segitu, PLN minta persetujuan dulu dari BPKP itu," ucap General Manager PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) Area Lahendong, Salvius Patangke di Lahendong, Sulawesi Utara, Kamis (31/3/2016).

Posisi saat ini, PLN menjadi single buyer. Alhasil, PLN meminta harga yang semurah mungkin untuk energi panas bumi ini. Jika ada saingannya, PGE mungkin bisa menjual ke beberapa perusahaan yang menginginkan energi geothermal ini.

"Kita ini mau harga tinggi, PLN mau harga rendah. Tapi kita harapkan pemerintah yang menentukan harga geothermal. Harga USD11 per kWh tersebut sedang di verifikasi," jelas Salvius.

menurutnya, ketika pemerintah sangat cepat menentukan harga geothermal, maka Indonesia tidak pernah lagi bergantung dengan minyak dan gas (migas). Karena, harga migas untuk pengembangan listrik sangat mahal.

"‎Kita harus didukung pemerintah, kalau dari sisi ekonomi memang berpikir itu, kalau kita ini energi baru terbarukan. Kalau untuk ke depan harga banyak stabil.‎ Tapi, kita inginkan gunakan geothermal," tandas Salvius.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengamat Nilai Kinerja...
Pengamat Nilai Kinerja PGEO 2025 Tegaskan Keuntungan Investasi Sektor Panas Bumi
Garap Harta Karun Energi...
Garap Harta Karun Energi di Jantung Indonesia, PGE Buka Peluang Kemitraan Strategis
Indonesia Berpotensi...
Indonesia Berpotensi Jadi Pusat Industri Panas Bumi Skala Global
Berpengalaman Hampir...
Berpengalaman Hampir 50 Tahun, PGE Dapat Dukungan Jadi Induk BUMN Panas Bumi
Bisnis PGE Tetap Solid,...
Bisnis PGE Tetap Solid, Bukti Panas Bumi Punya Prospek Menjanjikan di Indonesia
Pertamina Geothermal...
Pertamina Geothermal Dorong Panas Bumi Jadi Katalis Dekarbonisasi
Berita Terkini
KAI Logistik Kelola...
KAI Logistik Kelola 8,7 Juta Ton Angkutan Barang di Semester I 2026
29 menit yang lalu
Transaksi BI-FAST Capai...
Transaksi BI-FAST Capai 1,53 Miliar di Triwulan II 2026, Nilainya Tembus Rp3.777 Triliun
40 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Integrasikan Penanganan Stunting dan Pemberdayaan UMKM
1 jam yang lalu
Heboh Surat Dinas ke...
Heboh Surat Dinas ke AS dengan Keluarga Bocor, Menteri PU: Saya Nggak Jadi Berangkat
1 jam yang lalu
Pupuk Kaltim Dukung...
Pupuk Kaltim Dukung Pengembangan SDM melalui Olahraga
1 jam yang lalu
Pimpin BGN, Sudaryono...
Pimpin BGN, Sudaryono Lepas Jabatan Wakil Menteri Pertanian
1 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved