BI: Pertumbuhan Kredit Perbankan Menurun

Jum'at, 01 April 2016 - 20:10 WIB
BI: Pertumbuhan Kredit...
BI: Pertumbuhan Kredit Perbankan Menurun
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) melaporkan posisi kredit yang disalurkan perbankan pada akhir Februari 2016 tercatat sebesar Rp3.996,6 triliun atau tumbuh 8,0% (yoy), melambat dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 9,3% (yoy). Penurunan penyaluran kredit terutama terjadi pada Kredit Modal Kerja (KMK) dan Kredit Investasi (KI).

Deputi Gubernur Senior BI Mirza Adityaswara mengatakan, masih rendahnya penyaluran kredit merupakan cermin dari masih melambatnya pergerakan ekonomi.

Selain itu, masih adanya gap (rentang waktu) dari dampak pelonggaran kebijakan moneter dengan stabilnya nilai tukar rupiah terhadap aktivitas ekonomi, sehingga perekonomian masih berjalan lambat.

"Memang ada gap dari pelonggaran kebijakan moneter dengan stabilnya kurs terhadap aktivitas ekonomi, baru beberapa bulan ke depan (dampaknya) bisa kita lihat peningkatan aktivitas ekonomi. Makanya di kuartal l-2016 ini, pencairan APBN akan membantu pertumbuhan di kuartal I-2016," kata Mirza di Jakarta, Jumat (01/4/2016).

Menurutnya, selain mengandalkan belanja pemerintah, BI berharap berbagai deregulasi yang dilakukan pemerintah pusat dapat segera direspons pemerintah daerah.

"Deregulasi yang dilakukan pemerintah sangat baik di berbagai sektor ini, kalau bisa diikuti pemda-pemda juga. Melakukan deregulasi plus pencairan anggaran yang dipercepat, itu bisa membantu pertumbuhan ekonomi, sambil menunggu sektor korporasi dan sektor rumah tangga melakukan aktivitas ekonomi," jelasnya.

Meski demikian, tambah Mirza, Bank Indonesia optimistis tahun ini pertumbuhan kredit di angka 12-14%.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Fit and Proper Test...
Fit and Proper Test Deputi Gubernur BI, DPR Angkat Isu Pengawasan Perbankan
Transfer Uang Cuma Kena...
Transfer Uang Cuma Kena Biaya Rp2.500, Total Ada 77 Bank Terapkan BI-Fast
Makin Banyak, 21 Bank...
Makin Banyak, 21 Bank Gabung BI-FAST di Gelombang Kedua
BI Sudah Totalitas,...
BI Sudah Totalitas, Tapi Bunga Kredit Bank Merayap Pelan
Buat Bank yang Mau Kolaps,...
Buat Bank yang Mau Kolaps, Bisa Minta Dana Darurat ke BI
106 Bank Gabung BI-Fast,...
106 Bank Gabung BI-Fast, Biaya Transfer Cuma Rp2.500
Berita Terkini
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
1 jam yang lalu
Asabri Dorong Transformasi...
Asabri Dorong Transformasi Layanan Berbasis ESG, Kepuasan Peserta Capai 96,03%
3 jam yang lalu
Distribusi BBM di Kota...
Distribusi BBM di Kota Medan Makin Lancar, Antrean di SPBU Mulai Normal
3 jam yang lalu
Jebakan Ilusi PDB, Mantan...
Jebakan Ilusi PDB, Mantan Menkeu Fuad Bawazier Ungkap Fakta di Balik Utang RI Rp8.000 Triliun
4 jam yang lalu
AKPY-BPDP Latih Pekebun...
AKPY-BPDP Latih Pekebun Sawit di Paser Tingkatkan Nilai Jual TBS
4 jam yang lalu
Minat Berkurang, Harga...
Minat Berkurang, Harga Patokan Ekspor Emas Turun di Periode Juli 2026
6 jam yang lalu
Infografis
Prabowo Sering Diejek...
Prabowo Sering Diejek karena Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 8%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved