IHSG dan Rupiah Sesi I Kompak Menguat
Senin, 04 April 2016 - 12:36 WIB
IHSG dan Rupiah Sesi I Kompak Menguat
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada sesi I ini menguat sejak pembukaan tadi pagi. Penguatan rupiah tersebut di tengah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) siang ini yang berbalik menghijau.
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah siang ini tercatat ada pada posisi Rp13.150/USD. Posisi tersebut terdepresiasi dari penutupan sebelumnya di level Rp13.167/USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah menutup siang hari ini pada level Rp13.162/USD, atau masih menguat tipis dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.168/USD.
Di sisi lain, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.145/USD. Posisi ini tercatat menguat dari posisi akhir pekan kemarin yang berada di posisi Rp13.200/USD.
Sementara berdasarkan data Yahoo Finance siang ini, rupiah berada berada di level Rp13.160/USD dengan kisaran harian Rp13.130-Rp13.160/USD. Posisi tersebut memburuk dari penutupan akhir pekan kemarin yang berada di level Rp13.155/USD.
Sementara, IHSG sesi I bangkit berbalik terapresiasi dari pembukaan pembukaan tadi pagi yang berada di zona merah. IHSG siang ini menguat 5,96 poin atau 0,12% ke level 4.849,15. Pada pembukaan perdagangan tadi pagi bursa saham Tanah Air IHSG berkurang 2,15 poin atau 0,04% ke level 4.841,04. Dan pada perdagangan akhir pekan kemarin ditutup melemah 2,19 poin atau 0,05% ke level 4.843,19.
Sektor saham siang ini hampir semuanya berada di zona positif. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah pertambangan yang naik 1,06%. Sementara, sektor yang melemah terdalam adalah sektor perkebunan yang turun 2,40%.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,22 triliun dengan 2,44 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp200,13 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp696,98 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp897,12 miliar. Tercatat 142 saham menguat, 132 melemah dan 87 stagnan.
Beberapa saham-saham yang menguat di antaranya, PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Mayora Indah Tbk (MYOR), dan PT AStra International Tbk (ASII). Sementara, saham-saham yang melemah di antaranya PT Hexindo Adiperkasa Tbk (HEXA), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT Tempo Scan Pasific Tbk (TSPC).
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah siang ini tercatat ada pada posisi Rp13.150/USD. Posisi tersebut terdepresiasi dari penutupan sebelumnya di level Rp13.167/USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah menutup siang hari ini pada level Rp13.162/USD, atau masih menguat tipis dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.168/USD.
Di sisi lain, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.145/USD. Posisi ini tercatat menguat dari posisi akhir pekan kemarin yang berada di posisi Rp13.200/USD.
Sementara berdasarkan data Yahoo Finance siang ini, rupiah berada berada di level Rp13.160/USD dengan kisaran harian Rp13.130-Rp13.160/USD. Posisi tersebut memburuk dari penutupan akhir pekan kemarin yang berada di level Rp13.155/USD.
Sementara, IHSG sesi I bangkit berbalik terapresiasi dari pembukaan pembukaan tadi pagi yang berada di zona merah. IHSG siang ini menguat 5,96 poin atau 0,12% ke level 4.849,15. Pada pembukaan perdagangan tadi pagi bursa saham Tanah Air IHSG berkurang 2,15 poin atau 0,04% ke level 4.841,04. Dan pada perdagangan akhir pekan kemarin ditutup melemah 2,19 poin atau 0,05% ke level 4.843,19.
Sektor saham siang ini hampir semuanya berada di zona positif. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah pertambangan yang naik 1,06%. Sementara, sektor yang melemah terdalam adalah sektor perkebunan yang turun 2,40%.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,22 triliun dengan 2,44 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp200,13 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp696,98 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp897,12 miliar. Tercatat 142 saham menguat, 132 melemah dan 87 stagnan.
Beberapa saham-saham yang menguat di antaranya, PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Mayora Indah Tbk (MYOR), dan PT AStra International Tbk (ASII). Sementara, saham-saham yang melemah di antaranya PT Hexindo Adiperkasa Tbk (HEXA), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT Tempo Scan Pasific Tbk (TSPC).
(izz)
Lihat Juga :