Tahun Depan, Bus Reguler dan Mikrolet Pakai AC

Senin, 04 April 2016 - 16:43 WIB
Tahun Depan, Bus Reguler...
Tahun Depan, Bus Reguler dan Mikrolet Pakai AC
A A A
JAKARTA - Pemerintah dan Organisasi Angkutan Darat (Organda) berjanji melakukan peremajaan transportasi darat, terutama bus regular dan angkutan kota alias angkot. Ketua Organda DKI Jakarta, Shafruhan Sinungan mengatakan pihaknya bersama pemerintah, dalam hal ini Dinas Perhubungan Jakarta bakal melakukan peremajaan bus-bus kota muatan regular yang tidak terintegrasi dengan busway. Salah satu peremajaan yang dijanjikan ialah memasang AC di setiap angkutan.

Shafruhan berharap proses peremajaan bisa berjalan mulai tahun depan. Bila berjalan sesuai rencana, bus-bus tanpa AC tidak akan ada lagi yang melintas di ibu kota.

"Kita ingin peremajaannya dimulai tahun ini sampai ke depan. Nanti bus-bus yang regular itu enggak ada lagi melintas di jalan-jalan kota. Standarnya harus sudah memakai AC semua. Itu amanat yang ada dalam standar pelayanan minimum (SPM) menyangkut kenyamanan kendaraan," katanya kepada Sindonews, Jakarta, Senin (4/4/2016)

Tak hanya itu, kendaraan jenis mikrolet juga harus menggunakan AC dengan standar yang telah ditentukan. Organda, lanjut Shafruhan, telah berkoordinasi dengan pemerintah untuk melakukan uji coba di beberapa rute yang mobilitasnya cukup tinggi.

"Jadi kita ubah, kita remajakan kendaraan dan ada AC semuanya. Supaya masyarakat dari segala pemukiman bisa merasa nyaman," katanya.

Tidak hanya pendingin udara, tata kelola mikrolet pun menjadi perhatian. Dimana tata kelola mikrolet ini harus ada di satu pool. Termasuk pelatihan kepada pengemudinya untuk menunjang kenyamanan penumpang selama perjalanan.

"Pengemudi dan penumpang juga tidak boleh merokok. Kalau ada yang ngerokok di dalam mikrolet, supir wajib memberhentikan kendaraan dan menegur penumpang. Jadi supir dan penumpang sama-sama enggak boleh merokok. Semua pengemudi angkutan umum harus demikian," pungkasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
50 Persen Angkot di...
50 Persen Angkot di KBB Bodong, Ini Penjelasan Organda
Organda Jawa Barat Minta...
Organda Jawa Barat Minta Larangan Mudik Ditinjau Ulang
Kemenhub Buka Akses...
Kemenhub Buka Akses Transportasi Lagi, Sekjen Organda: Kami Alami Dilema
Organda Kecewa Pemerintah...
Organda Kecewa Pemerintah Anak Emaskan Ojol
Perintah Larang Mudik,...
Perintah Larang Mudik, Organda DKI Prediksi Masyarakat Mudik Awal
Organda Minta Pemerintah...
Organda Minta Pemerintah Tegas Terhadap Angkutan Ilegal
Berita Terkini
Asabri Kolaborasi Beri...
Asabri Kolaborasi Beri Kemudahan Kepemilikan Kendaraan bagi Peserta
7 menit yang lalu
Superbank Gandeng OVO...
Superbank Gandeng OVO Perluas Akses Pembiayaan Digital Satu Aplikasi
21 menit yang lalu
Koper Jadi Ukuran Baru...
Koper Jadi Ukuran Baru Kenyamanan, Piece Concept Mulai Dibicarakan Penumpang RI
21 menit yang lalu
Lagi-lagi, Rupiah Kembali...
Lagi-lagi, Rupiah Kembali Tembus Rp18.000 per Dolar AS
31 menit yang lalu
Komisi Ojol 8% Berlaku,...
Komisi Ojol 8% Berlaku, Menteri UMKM Klaim Mayoritas Pengemudi Diuntungkan
45 menit yang lalu
Aplikasi Strava Buka...
Aplikasi Strava Buka Suara soal Pungutan PPN 11%, Bagaimana Harga Berlangganan?
1 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved