Dolar Australia Jatuh, Rupiah Dibuka Makin Tertekan
Selasa, 05 April 2016 - 10:10 WIB
Dolar Australia Jatuh, Rupiah Dibuka Makin Tertekan
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan awal pekan ini dibuka semakin tidak berdaya, setelah pada penutupan kemarin berkahir terkoreksi. Pelemahan rupiah hari ini di tengah melemahnya dolar Australia (AUD) terhadap USD.
Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.217/USD. Posisi ini tercatat makin melemah dari posisi kemarin yang berada di posisi Rp13.145/USD.
Posisi rupiah terhadap USD berdasarkan data Yahoo Finance hari ini pada pukul 10.000 WIB berada di level Rp13.210/USD atau melemah dari penutupan kemarin yang berada di level Rp13.185/USD.
Data Bloomberg menunjukkan rupiah juga melemah atau berada di level Rp13.211/USD dengan kisaran Rp13.153-Rp13.235/USD dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.190/USD.
Sementara, berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah pada pukul 10.00 WIB berada di level Rp13.215/USD. Posisi ini semakin tidak berdaya dari penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.178/USD.
Dilansir dari Reuters, USD masih terlihat melemah terhadap yen dan euro. Namun USD berhasil menguat terhadap AUD, Kanada, dan Selandia Baru. AUD terpukul karena investor berpaling defensif dari tinjauan kebijakan oleh Rerserve Bank of Australia (RBA) yang berada di bawah tekanan. Padahal, pada bulan lalu AUD melonjak lebih dari 7% atau terbesar lebih dari empat tahun.
Indeks USD terakhir di level 94,510 mendekati posisi terendah lima bulan di level 94,319. USD terhadap yen berada di level 111,31 setelah sebelumnya sempat menyentuh posisi rendah di level 111,10.
Sementara. euro terhadap USD berada di level 1,1388, tidak jauh dari posisi puncak dalam lima bulan di level 1,1438. Euro terhadap yen berada di level 126,455.
Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.217/USD. Posisi ini tercatat makin melemah dari posisi kemarin yang berada di posisi Rp13.145/USD.
Posisi rupiah terhadap USD berdasarkan data Yahoo Finance hari ini pada pukul 10.000 WIB berada di level Rp13.210/USD atau melemah dari penutupan kemarin yang berada di level Rp13.185/USD.
Data Bloomberg menunjukkan rupiah juga melemah atau berada di level Rp13.211/USD dengan kisaran Rp13.153-Rp13.235/USD dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.190/USD.
Sementara, berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah pada pukul 10.00 WIB berada di level Rp13.215/USD. Posisi ini semakin tidak berdaya dari penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.178/USD.
Dilansir dari Reuters, USD masih terlihat melemah terhadap yen dan euro. Namun USD berhasil menguat terhadap AUD, Kanada, dan Selandia Baru. AUD terpukul karena investor berpaling defensif dari tinjauan kebijakan oleh Rerserve Bank of Australia (RBA) yang berada di bawah tekanan. Padahal, pada bulan lalu AUD melonjak lebih dari 7% atau terbesar lebih dari empat tahun.
Indeks USD terakhir di level 94,510 mendekati posisi terendah lima bulan di level 94,319. USD terhadap yen berada di level 111,31 setelah sebelumnya sempat menyentuh posisi rendah di level 111,10.
Sementara. euro terhadap USD berada di level 1,1388, tidak jauh dari posisi puncak dalam lima bulan di level 1,1438. Euro terhadap yen berada di level 126,455.
(izz)