BEI Minta Pemerintah Klarifikasi Pajak DIRE

Selasa, 05 April 2016 - 13:11 WIB
BEI Minta Pemerintah...
BEI Minta Pemerintah Klarifikasi Pajak DIRE
A A A
JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) meminta pemerintah mengklarifikasi terkait rencana penurunan Pajak Penghasilan (PPh) Dana Investasi Real Estate berbentuk kontrak investasi kolektif (KIK-DIRE).

Direktur Penilaian Perusahaan BEI Nicky Hogan mengatakan, selama ini pencatatan instrumen DIRE di pasar modal terhambat besaran PPh KIK-DIRE. "Mudah-mudahan segera ada klarifikasi dari pemerintah soal pajak DIRE," ujarnya di Gedung BEI di Jakarta, Selasa (5/4/2016).

Nicky optimistis instrumen KIK-DIRE mampu mempercepat program pendalaman pasar modal di Tanah Air, karena instrumen investasi di pasar modal dalam negeri tidak hanya terbatas pada saham atau reksa dana.

Menurutnya, DIRE yang tercatat di BEI saat ini jumlahnya hanya satu, yakni PT Ciptadana Properti Ritel Indonesia (XCID) dengan harga penawaran Rp100. "Dengan penyertaan sebanyak 4 miliar unit dan dicatat pada 1 Agustus 2013," pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, saat ini PPh KIK DIRE sebesar 5% atau jauh lebih rendah dari Singapura dan Malaysia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Aksi Menuntut Reformasi...
Aksi Menuntut Reformasi Pegawai Pajak
Diskon Pajak Mobil Baru...
Diskon Pajak Mobil Baru Berlaku Mulai 1 Maret 2021
Negara yang Kaya Tanpa...
Negara yang Kaya Tanpa Memungut Pajak dari Rakyatnya
Indonesia Demam Pajak,...
Indonesia Demam Pajak, 5 Negara Ini Bebas Pajak
Kapolri: Polri akan...
Kapolri: Polri akan Kawal Kepatuhan Wajib Pajak untuk Bayar Pajak
Adaro Raih Penghargaan...
Adaro Raih Penghargaan Wajib Pajak
Berita Terkini
PLN EPI Perluas Kemitraan...
PLN EPI Perluas Kemitraan Global Bangun Rantai Pasok Hidrogen Hijau
1 jam yang lalu
Biaya Logistik Global...
Biaya Logistik Global Menggila, Ancaman Inflasi Tak Hanya dari Harga Minyak
1 jam yang lalu
PT Astra International...
PT Astra International Tbk: Dari Rumah Koran di Desa Sejahtera Astra Kanreapia Menjadi Sentra Sayuran di Sulawesi Selatan
2 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Majalengka dan Subang
2 jam yang lalu
Lepas dari Pertamina,...
Lepas dari Pertamina, Pelita Air Bakal Gabung di Bawah Garuda Indonesia
3 jam yang lalu
Ekonomi Restoratif Digagas...
Ekonomi Restoratif Digagas Jadi Jembatan Pembangunan Hijau Berkelanjutan
4 jam yang lalu
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved